BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Target Swasembada Pangan 4 Tahun Rampung Setahun, Bobby Nasution Simak Klaim Prabowo di Pidato Kenegaraan

Abyadi Siregar - Jumat, 14 Agustus 2026 22:05 WIB
Target Swasembada Pangan 4 Tahun Rampung Setahun, Bobby Nasution Simak Klaim Prabowo di Pidato Kenegaraan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama Forkopimda mengikuti rangkaian sidang secara virtual dari Gedung Sidang Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (14/8/2026). (Foto: Dinas Kominfo Sumut / Munawar Harahap)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyaksikan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026. Sejumlah capaian pemerintah, mulai dari swasembada pangan, energi hingga pertumbuhan ekonomi, menjadi sorotan.

Bobby bersama Forkopimda mengikuti rangkaian sidang secara virtual dari Gedung Sidang Paripurna DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (14/8/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pemerintah terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu capaian yang disampaikan adalah keberhasilan percepatan target swasembada pangan nasional.

Baca Juga:

"Target swasembada pangan yang awalnya diproyeksikan tercapai dalam kurun waktu empat tahun, nyatanya berhasil diwujudkan dalam waktu satu tahun saja di tengah bayang-bayang krisis pangan global dan tantangan cuaca ekstrem," kata Prabowo.

Prabowo menyebut Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas utama. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Sementara itu, pemerintah menargetkan swasembada daging sapi dan kerbau dapat dicapai dalam lima hingga enam tahun mendatang.

Di sektor pertanian, pemerintah juga memangkas 145 aturan yang dinilai menghambat penyaluran pupuk. Kebijakan tersebut disebut berdampak pada penurunan harga pupuk hingga 20% sekaligus meningkatkan ketersediaannya bagi masyarakat.

Tak hanya pangan, sektor energi juga menjadi bagian dari capaian yang disampaikan Prabowo. Pemerintah menyebut Indonesia telah mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar melalui penerapan diesel B50 berbasis kelapa sawit.

Mulai 1 Juli 2026, Indonesia disebut telah menghentikan impor solar. Kebijakan tersebut diklaim mampu menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun atau sekitar US$9,5 miliar.

Pemerintah juga memperkuat perekonomian masyarakat melalui pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Hingga kini, sebanyak 10.000 unit koperasi telah didirikan dan sekitar 3.300 di antaranya disebut telah beroperasi secara optimal.

Target pemerintah adalah 30.000 Koperasi Desa Merah Putih dapat beroperasi penuh pada akhir 2026. Koperasi tersebut dirancang untuk memperkuat rantai pasok domestik sekaligus menyalurkan barang subsidi secara lebih tepat sasaran.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung peningkatan porsi pendapatan pengemudi ojek online (ojol). Porsi pendapatan pengemudi disebut naik dari sebelumnya 80% menjadi 92% dari hasil kerja mereka.

Di sektor BUMN, pemerintah melakukan restrukturisasi terhadap perusahaan negara yang dinilai tidak produktif. Sebanyak 290 BUMN disebut telah ditutup dalam rangka efisiensi.

Langkah tersebut disebut mampu menghemat biaya overhead hingga Rp50 triliun yang berasal dari sejumlah pos, seperti gaji direksi dan komisaris, sewa, serta perjalanan dinas. Pemerintah menargetkan penghematan dapat mencapai Rp77 triliun pada akhir Desember 2026.

Sejumlah BUMN juga mencatatkan peningkatan laba bersih. Di antaranya PT Semen Indonesia sebesar 48,9%, PT Pertamina 86%, PT Pegadaian 84,4%, dan PT Pelindo 60,4%. Pemerintah juga melakukan reaktivasi terhadap puluhan armada pesawat Garuda Indonesia.

Sementara itu, ketahanan ekonomi Indonesia turut menjadi perhatian di tengah ketidakpastian geopolitik dan perdagangan global. Prabowo menyebut realisasi investasi sepanjang 2025 mencapai Rp1.931 triliun dan menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja.

Pada semester pertama 2026, investasi disebut telah mencapai Rp1.010 triliun dengan penyerapan 1,4 juta lapangan kerja baru.

"Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan menyerap lebih dari 2,7 juta lapangan kerja. Pada semester pertama 2026, investasi menembus angka Rp1.010 triliun dengan penciptaan 1,4 juta lapangan kerja baru," ujar Prabowo.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I dan semester pertama 2026 disebut mencapai 5,45%. Capaian tersebut diklaim menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Pemerintah pun optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada akhir 2026 melalui kebijakan yang diarahkan untuk menjaga ketahanan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menutup pidatonya, Prabowo menegaskan pembangunan Indonesia membutuhkan kerja sama seluruh elemen bangsa. Pemerintah pusat dan daerah, TNI-Polri, serta masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Karhutla Mengintai, TNI-Polri dan Pemkab Bener Meriah Tingkatkan Kesiapsiagaan
Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 di Batam, Bupati Asahan: Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan
TMMD ke-129 Resmi Ditutup, Bupati Batu Bara Apresiasi Pembangunan Tembok 1 Kilometer di Kapal Merah
Rakor Forkopimda Sumatera 2026, Bupati Asahan Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas dan Percepat Pembangunan
Sikat Korupsi Tanpa Kegaduhan: Jaksa Agung Beri Mandat Berat ke 34 Pejabat Baru di 'Masa Ujian' Kejaksaan
Pangdam I/BB Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kodim 0208/Asahan, Bupati Taufik Tekankan Sinergi TNI dan Pemda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru