Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut dia, tanggung jawab sosial harus muncul dari kesadaran perusahaan untuk ikut menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.
"Kami tidak ingin mengejar terkesan, 'Mana nih CSR kalian?' Saya enggak seperti itu. Kalau kita bicara responsibility, itu adalah panggilan," tegasnya.
Karena itu, Rico berharap perbankan dapat berlomba membuat program CSR yang kreatif dan benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
"Kami mengimbau setiap perbankan itu berlomba-lomba menciptakan program kreatif yang bisa kena kepada masyarakat," katanya.
Ia menilai program yang dibangun bersama pemerintah dan perusahaan harus memiliki manfaat jangka panjang.
Dengan begitu, CSR tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari pembangunan Kota Medan.
"Supaya kita bisa punya legacy. Yang terakhir bagi saya adalah tidak habis dibuang, tapi bisa menjadi legacy. Ciptakanlah legacy-legacy baru," pungkasnya.
Dalam audiensi tersebut, BSI turut menyampaikan rencana kolaborasi dengan Pemko Medan di bidang kesehatan melalui kegiatan sosial atau CSR.
Kerja sama juga mencakup kemungkinan pemanfaatan sistem layanan BSI di lingkungan Dinas Kesehatan, termasuk RSUD dan puskesmas.
Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan event Pemerintah Kota Medan Berhaji.
Pertemuan tersebut turut membahas perlunya melibatkan perangkat daerah terkait agar rencana kerja sama dapat disusun secara lebih konkret dan sesuai dengan kebutuhan Pemko Medan.
Dengan pendekatan tersebut, Pemko Medan berharap kolaborasi bersama perbankan tidak hanya menghasilkan kegiatan seremonial, tetapi menghadirkan program yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.