Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
NIAS BARAT — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran Rp 5,3 miliar untuk merehabilitasi Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat pada 2026.
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kepulauan Nias.
Informasi mengenai proyek rehabilitasi itu tercantum dalam Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Sumut.
Baca Juga:
Paket tersebut memiliki kode 10163442000 dan berada di bawah Dinas Kesehatan Sumut.
"Belanja Barang Untuk Dijual/Diserahkan Kepada Pihak Ketiga/Pihak Lain Berupa Rehab/Perawatan Puskesmas Mandrehe (Dukungan Pengembangan Rumah Sakit Unggulan dan Pemenuhan SPA (Rehabilitasi Puskesmas Rawat Inap Plus Layanan Spesialistik Sumut Berkah)," demikian tertulis di laman SPSE Sumut yang dilihat, Minggu (23/8/2026).
Nilai pagu dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) proyek tersebut masing-masing sebesar Rp 5.349.883.500.
Anggaran berasal dari APBD Sumut 2026 dan pengadaan dilakukan melalui metode tender.
Proses tender saat ini masih berlangsung. Hingga Minggu, 23 Agustus 2026, tercatat lima perusahaan telah mendaftar untuk mengikuti tender proyek tersebut.
Rehabilitasi Puskesmas Mandrehe merupakan bagian dari rencana Pemprov Sumut meningkatkan fasilitas 20 puskesmas menjadi layanan rawat inap pada tahun ini.
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan peningkatan fasilitas puskesmas dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan usulan pemerintah kabupaten maupun kota.
"Ada 20 Puskesmas tahun ini akan kami perbaiki, tergantung usulan dari bupati/wali kota, ini Pak Bupati Nias Barat mengusulkan di sini, mudah-mudahan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Bobby Nasution saat meninjau Puskesmas Mandrehe, Kamis (16/7/2026).
Menurut Bobby, Puskesmas Mandrehe memiliki peran penting karena menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat dari sekitar 20 desa.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.