BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Adu Masak Nasi Goreng, Zakiyuddin: Pertama Kali dalam Hidup Saya

Abyadi Siregar - Senin, 24 Agustus 2026 07:26 WIB
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Adu Masak Nasi Goreng, Zakiyuddin: Pertama Kali dalam Hidup Saya
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengikuti Lomba Memasak Nasi Goreng dalam rangkaian Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI hari kedua di Lapangan Taman Cadika, Medan Johor, Ahad, 23 Agustus 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Suasana Lapangan Taman Cadika, Medan Johor, mendadak ramai pada Ahad, 23 Agustus 2026.

Aroma bumbu masakan memenuhi area tersebut ketika jajaran pejabat Pemerintah Kota Medan mengikuti Lomba Memasak Nasi Goreng dalam rangkaian Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia hari kedua.

Para pejabat Pemko Medan tidak hanya berkumpul untuk mengikuti kegiatan pemerintahan.

Baca Juga:

Mereka kali ini beradu keterampilan memasak nasi goreng dengan suasana yang penuh canda dan tawa.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung mengikuti lomba bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.

Bagi sejumlah pejabat, lomba tersebut menjadi pengalaman yang tidak biasa. Bahkan, Zakiyuddin mengaku baru pertama kali memasak nasi goreng sendiri.

Selain Rico Waas dan Zakiyuddin, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi serta seluruh pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan ikut meramaikan perlombaan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Medan Arrahmaan Pane juga terlihat ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Keseruan terlihat ketika para peserta mulai mengolah bahan makanan.

Sejumlah pejabat tampak kerepotan mengatur api, mencampur bumbu, hingga memastikan nasi goreng matang dengan cita rasa yang sesuai.

Kreasi para peserta juga beragam. Ada yang menggunakan nanas, labu, dan berbagai bahan lainnya untuk menambah tampilan serta cita rasa nasi goreng.

Setelah selesai memasak, peserta menghias dan menyajikan hidangan masing-masing di hadapan juri.

Dukungan dari rekan kerja dan pendukung setiap peserta membuat suasana perlombaan semakin meriah.

Rico Waas mengatakan lomba memasak tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang.

Menurut dia, kegiatan itu menjadi sarana mempererat kebersamaan di antara jajaran Pemko Medan dan keluarga.

"Yang penting adalah kita lihat tadi bapak-bapak semuanya yang masak. Bapak-bapak harus sering masak di rumah juga. Soalnya kita lihat kreasi bapak-bapaknya cantik-cantik, ada yang pakai nanas, ada yang pakai labu, macam-macam. Kreasinya juga bagus-bagus," kata Rico Waas.

Menurut Rico, rangkaian Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI juga menjadi momentum bagi keluarga besar Pemko Medan untuk bersama-sama menikmati suasana perayaan kemerdekaan.

"Kita harapkan bagaimana seluruh rekan-rekan Pemko kita dan keluarga benar-benar merasakan bagaimana semaraknya 17 Agustus, makin mencintai bangsa ini, makin mencintai kota ini, kompak, solid," ungkap Rico Waas.

Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun kebersamaan dan kekompakan di antara jajaran pemerintah kota.

Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui kegiatan yang melibatkan keluarga besar Pemko Medan.

"Mudah-mudahan tahun ini kita membuat acara 17 Agustus-an bersama ini menyemarakkan. Mudah-mudahan menjadi minggunya Dirgahayu kita," pungkas Rico Waas.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap membagikan pengalamannya mengikuti lomba memasak nasi goreng bersama para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Zakiyuddin mengatakan pengalaman tersebut menjadi sesuatu yang unik karena untuk pertama kalinya dia memasak nasi goreng secara langsung.

"luar biasa. Pertama kali dalam hidup saya, saya masak nasi goreng", ujar Zakiyuddin Harahap.

Di balik keseruan perlombaan, Zakiyuddin menilai nilai utama kegiatan tersebut adalah membangun rasa kebersamaan.

Ia berharap kegiatan serupa pada masa mendatang dapat melibatkan keluarga para jajaran OPD.

Menurut dia, keterlibatan keluarga penting agar hubungan kekeluargaan antardinas semakin erat.

Dengan begitu, para pegawai tidak hanya saling mengenal dalam urusan pekerjaan, tetapi juga dapat membangun hubungan yang lebih dekat di luar lingkungan kantor.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Disebut Tunjuk Pengusaha Haji Isam Tangani Karhutla, Mensesneg Bantah: Tidak Benar
Mendagri Tito Karnavian Larang Kepala Daerah Buka Lahan dengan Cara Dibakar, Termasuk untuk Adat
Presiden Prabowo Dikabarkan Berhentikan M. Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
Pengamat Apresiasi Langkah Presiden Evaluasi Birokrasi Aceh, Soroti APBA dan Program Pro-Rakyat
DPR Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional: “Kalimantan Seperti Setengah Neraka”
Pemprov Sumut Siapkan Rp5,3 Miliar untuk Rehabilitasi Puskesmas Mandrehe di Nias Barat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru