BREAKING NEWS
Kamis, 27 Agustus 2026

Wabup Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026, 37 Peserta Ditempatkan di Tiga Mitra

Muhammad Taufik - Kamis, 27 Agustus 2026 08:21 WIB
Wabup Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026, 37 Peserta Ditempatkan di Tiga Mitra
Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 Kemnaker RI di Kabupaten Asahan di Aula BLK Kabupaten Asahan, Rabu, 26 Agustus 2026. (foto: Pemkab Asahan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ASAHAN — Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia sekaligus Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Asahan.

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Asahan, Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu, 26 Agustus 2026.

Acara tersebut dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Kepala Cabang BPS Kabupaten Asahan, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, Direktur RSU Chatarina Kisaran, peserta pelatihan, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:

Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Sutiono, S.H., S.Sos., M.Si., mengatakan program tersebut diselenggarakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 36 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri.

Program Pemagangan Nasional berlangsung selama enam bulan, mulai 10 Agustus 2026 hingga 10 Februari 2027.

Pelaksanaannya dilakukan di tiga lokasi mitra, yakni BPS Kabupaten Asahan, BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, dan RSU Catharina 1914.

Sebanyak 37 peserta mengikuti program tersebut.

Rinciannya, tiga peserta ditempatkan di BPS Asahan, lima peserta di BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, dan 29 peserta di RSU Catharina 1914.

Sementara itu, Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pelaku UMKM berlangsung pada 26–29 Agustus 2026 di lingkungan UPTD BLK Kabupaten Asahan.

Sebanyak 25 pelaku UMKM mengikuti pelatihan tersebut.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman kerja peserta pemagangan sekaligus mendorong pelaku UMKM naik kelas, memperluas akses pasar, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta menekan angka pengangguran di Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan Rianto mengatakan pemerintah daerah berkomitmen mendukung upaya pemerintah pusat mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.

"Tantangan terbesar para lulusan baru saat ini bukanlah kurangnya kompetensi akademik, melainkan minimnya pengalaman praktis di dunia kerja nyata. Melalui momentum ini, negara hadir memberikan solusi konkret menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan riil sektor industri," ujarnya.

Rianto mengatakan program tersebut tidak sekadar memberikan pengalaman kerja. Peserta juga mendapatkan sejumlah fasilitas selama mengikuti pemagangan.

Peserta memperoleh uang saku yang disesuaikan dengan standar Upah Minimum Kabupaten dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing peserta.

Mereka juga mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Selain itu, peserta yang lulus uji kompetensi pada akhir masa pemagangan akan memperoleh sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis.

"Gunakan waktu enam bulan ke depan dengan sebaik-baiknya. Jagalah nama baik daerah, tunjukkan etos kerja yang tinggi, disiplin, jujur, dan seraplah ilmu sebanyak-banyaknya," pesan Rianto kepada para peserta.

Kepada lembaga mitra penempatan, Rianto meminta peserta dibimbing melalui sistem pendampingan yang baik.

Menurut dia, pendampingan diperlukan agar peserta mampu berkembang menjadi tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja.

Rianto juga mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi pelaku UMKM.

Ia berharap pelatihan tersebut dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan analisis pasar para peserta.

Dengan kemampuan tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat mengembangkan usahanya, memperluas pasar, dan meningkatkan pendapatan.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan tanda peserta secara simbolis oleh Wakil Bupati Asahan kepada salah satu peserta pemagangan.

Penyerahan tersebut menjadi tanda dimulainya Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Asahan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pangdam I/Bukit Barisan Kunjungi Yonif 126/Kala Cakti, Bupati Batu Bara: Sinergi Harus Terus Dijaga
Ekspansi Unilever di Sei Mangkei, Bupati Baharuddin Bidik Peluang Investasi dan Kerja bagi Warga Batu Bara
Pemkab Batu Bara Perketat Data Penerima Bansos, Wabup Minta Bantuan Warga Mampu Diputus
PT UOI Gelontorkan Investasi US$155 Juta di KEK Sei Mangkei, Wagub Sumut: Harus Beri Manfaat Langsung bagi Masyarakat
QRESTO Jadi Senjata Baru Pemko Medan Awasi Pajak Restoran dan Tekan Kebocoran PAD
Siap-siap Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Pakai Sistem Desil, Nggak Bisa Asal Comot Lagi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru