Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Di balik bencana banjir tahun lalu, terdapat kisah solidaritas yang melibatkan para pengungsi yang tinggal di Kota Medan.
Chief of Mission IOM Indonesia Jeffrey Labovitz mengatakan saat ini jumlah pengungsi di Medan tercatat sedikit di atas 1.000 orang.
Jumlah tersebut menurun dibanding sebelumnya yang mencapai sekitar 2.200 orang.
Para pengungsi tersebut berasal dari 15 negara. Populasi terbesar berasal dari Afganistan dan Somalia.
Jeffrey mengatakan salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi IOM di Medan terjadi ketika banjir besar melanda kota tersebut tahun lalu.
Di tengah kondisi bencana, sejumlah pengungsi justru ikut membantu warga yang terdampak.
Mereka membantu membersihkan rumah warga lanjut usia yang tidak mampu melakukan pekerjaan tersebut secara mandiri.
Menurut Jeffrey, pengalaman itu menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak mengenal latar belakang.
Mereka yang selama ini menerima bantuan juga dapat mengambil bagian untuk membantu masyarakat di sekitarnya.
"Kunjungan kali ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan terima kasih kepada Pemko Medan atas dukungan berkelanjutan dalam menerima dan membantu para pengungsi, sekaligus memperkuat kembali hubungan baik antara IOM dan Kota Medan," ungkap Jeffrey.
Pengalaman tersebut menjadi gambaran bahwa penanganan bencana tidak hanya membutuhkan kesiapan pemerintah, tetapi juga kepedulian dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.