Febrie Adriansyah Ungkap Alasan Tinggalkan Jabatan Jampidsus, Siapa yang Memintanya Mundur?
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Pemerintah Kota Medan mempercepat pembenahan infrastruktur hingga ke kawasan permukiman warga.
Salah satu hasil pembangunan tersebut terlihat di Jalan Bunga Kemuning, Gang Garista, Lingkungan II, Kelurahan Ladang Bambu, Kecamatan Medan Tuntungan.
Jalan yang selama bertahun-tahun masih berupa tanah dan dikeluhkan warga kini telah dibangun menjadi jalan rabat beton.Baca Juga:
Pembangunan jalan tersebut memiliki panjang 85 meter dengan lebar 3 meter.
Proyek dikerjakan melalui Dana Kelurahan Tahun Anggaran 2026 dalam program Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan.
Pemerintah Kota Medan menyebut pembangunan infrastruktur menjadi salah satu program prioritas yang dilaksanakan secara bertahap di berbagai wilayah.
Lurah Ladang Bambu, Zugur Purba, mengatakan pembangunan jalan rabat beton tersebut dilakukan untuk menjawab aspirasi masyarakat yang membutuhkan akses jalan yang lebih layak dan aman.
"Pembangunan rabat beton ini merupakan bagian dari komitmen Pemko Medan dalam menjalankan program prioritas Bapak Wali Kota Rico Waas dan Bapak Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memberikan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat saat beraktivitas, sekaligus mendukung kelancaran akses mobilitas warga di Lingkungan II," ujar Zugur Purba.
Menurut Zugur, kondisi jalan sebelum diperbaiki menjadi salah satu persoalan yang dirasakan warga dalam aktivitas sehari-hari.
Saat musim kemarau, jalan tanah tersebut dapat berdebu. Sementara ketika hujan turun, kondisi jalan menjadi becek dan lebih sulit dilalui.
Setelah pembangunan selesai, warga kini dapat menggunakan jalan yang lebih rata, bersih, dan kokoh.
Zugur berharap masyarakat ikut menjaga jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Semoga pembangunan ini memberikan manfaat besar bagi peningkatan taraf hidup masyarakat. Kami mengimbau agar fasilitas jalan ini senantiasa dirawat dan dimanfaatkan bersama dengan sebaik-baiknya," tambahnya.
Perubahan kondisi jalan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Gang Garista.
Setelah bertahun-tahun menggunakan jalan tanah, masyarakat kini memiliki akses jalan yang lebih nyaman untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Warga juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap atas pembangunan infrastruktur di wilayah mereka.
Pembangunan jalan rabat beton di Gang Garista menjadi salah satu bentuk pembenahan infrastruktur di tingkat permukiman yang diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas masyarakat.
Pemerintah Kota Medan menargetkan pembangunan infrastruktur dilakukan secara bertahap dan merata sehingga kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses jalan yang layak, dapat semakin terpenuhi.* (ad)
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, mengungkapkan bahwa dirinya meningg
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMK
EKONOMI
BANDUNG Presiden ke6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengenang pengalamannya menghadapi demonstrasi selama menjabat
POLITIK
DELI SERDANG Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang menggerebek tiga lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyalahgunaa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara (Sumut) meningkat empat kali lipat sepanjang 20
NASIONAL
MEDAN Kisruh pengelolaan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) AlHikmah Medan kembali mencuat. Persoalan tersebut mencakup status kepemimpi
NASIONAL
PEKANBARU Yayasan Jaga Riau Indonesia mendesak Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau dan Gubernur Riau segera mengambil langkah konkre
NASIONAL
MEDAN Kota Medan mengalami penurunan permukaan tanah sekitar 33 milimeter atau 3,3 sentimeter per tahun. Angka tersebut terungkap dalam
NASIONAL
JAKARTA Suroso Isnandar ditunjuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), menggantikan Darmawan Prasodjo. Pergantian pimpinan perusahaan
NASIONAL
JAKARTA Terdakwa Don Ritto alias Idon menilai jaksa penuntut umum (JPU) mencampuradukkan honorarium advokat, kegiatan bisnis, dan hubung
HUKUM DAN KRIMINAL