Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta skrining TB menggunakan Rontgen Dada.
Pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) juga dilakukan sesuai indikasi medis.
Dari hasil skrining awal, terdapat 24 WBP yang teridentifikasi suspect dan akan menjalani tindak lanjut sesuai prosedur medis.
Hasil skrining tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan yang diperlukan oleh tenaga kesehatan.
Kegiatan CKG dan skrining TB di Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan berlangsung selama lima hari, yakni 14-18 September 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular di lingkungan Lapas.
Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga diharapkan memastikan warga binaan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak dan berkesinambungan.
Lapas Kelas IIB Tanjungbalai Asahan menyatakan akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan.
Sinergi antara Pemko Tanjungbalai, Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Lapas diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan berkualitas.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.