BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Terancam Putus Jalan Karo-Langkat Amblas Buat Warga Pakai Pohon Kelapa, DPRD Desak BMBKCK Gerak Cepat

Adelia Syafitri - Selasa, 22 September 2026 16:50 WIB
Terancam Putus Jalan Karo-Langkat Amblas Buat Warga Pakai Pohon Kelapa, DPRD Desak BMBKCK Gerak Cepat
Anggota DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala mendesak Dinas BMBKCK Sumut segera memperbaiki ruas jalan provinsi yang menghubungkan Karo-Langkat. (Foto: Tangkapan Layar Sosial Media)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LANGKAT- Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Salmon Sumihar Sagala mendesak Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut segera memperbaiki ruas jalan provinsi yang menghubungkan Karo-Langkat. Sebagian badan jalan di kawasan Kebun Durian, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, dilaporkan amblas dan mengancam kelancaran akses kendaraan.

Salmon mengatakan kondisi jalan tersebut perlu segera ditangani karena kerusakan semakin mengganggu aktivitas masyarakat. Dia khawatir akses transportasi terputus apabila badan jalan kembali mengalami longsor.

"Ini menjadi warning bagi Pemprov Sumut dan Pemkab Langkat, jangan sampai arus transportasi terputus," kata Salmon, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga:

Menurut Salmon, badan jalan di kawasan tersebut telah mengalami amblas atau longsor sejak beberapa bulan lalu. Kerusakan disebut terjadi akibat badan jalan tergerus aliran air.

Kondisi jalan yang semakin menyempit membuat pengguna kendaraan harus lebih berhati-hati saat melintas. Situasi tersebut dinilai semakin berisiko bagi kendaraan roda empat dan masyarakat yang menggunakan jalur tersebut setiap hari.

Salmon menyebut kondisi jalan tersebut sebelumnya telah mendapat perhatian dari pemerintah. Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti bahkan disebut telah meninjau langsung lokasi kerusakan.

Namun, Salmon mengatakan hingga kini belum terlihat pekerjaan perbaikan permanen di titik tersebut. Dia menyebut masyarakat, termasuk anak sekolah yang menggunakan akses tersebut, masih menghadapi risiko saat melintas.

Karena khawatir akses jalan terputus, masyarakat Desa Telagah dan sekitarnya disebut berinisiatif membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa. Upaya tersebut dilakukan agar kendaraan, terutama roda empat, masih dapat melewati lokasi yang mengalami kerusakan.

Salmon mengapresiasi inisiatif masyarakat tersebut. Menurutnya, gotong royong warga menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus menjaga agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

"Kita salut kepada masyarakat Desa Telagah dan sekitarnya yang masih memiliki rasa peduli dan kemanusiaan. Mereka kompak bergotong royong memperbaiki badan jalan yang longsor guna menghindari jatuhnya korban saat melintas di kawasan itu," ujarnya.

Dia menilai perbaikan secara swadaya masyarakat hanya dapat menjadi solusi sementara. Menurut Salmon, jalan tersebut perlu diperbaiki secara permanen oleh pemerintah karena kerusakannya berkaitan dengan struktur badan jalan dan ancaman longsor akibat gerusan air.

"Kita berharap adanya gerak cepat dari Dinas BMBKCK Sumut melakukan penanganan terhadap badan jalan yang amblas, termasuk memperkuat struktur jalan dan mengantisipasi kembali terjadinya longsor akibat gerusan air," katanya.

Salmon juga mengingatkan pemerintah agar tidak menunggu hingga badan jalan putus total dan masyarakat terisolasi. Dia mendorong pembangunan serta pemeliharaan jalan dilakukan secara berkala untuk mencegah kerusakan kembali terjadi.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumut sebelumnya telah menyatakan perbaikan permanen jalan longsor di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kabupaten Langkat, ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026. Ruas tersebut merupakan jalur alternatif yang menghubungkan Langkat dengan Tanah Karo.

Ruas jalan yang amblas tersebut menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas masyarakat antara Langkat dan Karo. Karena itu, penanganan kerusakan jalan dinilai berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas masyarakat.* (an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kadis BMBKCK Sumut Tegaskan Tak Toleransi Material Ilegal untuk Proyek Jalan di Paluta
Curhat Warga Nias Barat Didengar Bobby, Nelayan hingga Infrastruktur Dapat Solusi
Bobby Pastikan Jalan Pantai Barat Nias Mulai Dibangun Agustus, Warga Lega
Pemprov Sumut Kebut Pembangunan Infrastruktur 2026, Sebanyak 41 Proyek Fisik Sudah Berjalan
Pemprov Sumut Segera Mulai Perbaiki Dua Ruas Jalan Penghubung Toba-Labura, Tingkatkan Perekonomian dan Mobilitas
PDIP Pecat Jokowi, Gibran Rakabuming, dan Bobby Nasution: Ini Isi Keputusan Pemecatannya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru