BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

Kejar Target 3 Tahun, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun Rehab 4.922 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera

Adelia Syafitri - Rabu, 23 September 2026 15:39 WIB
Kejar Target 3 Tahun, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun Rehab 4.922 Sekolah Terdampak Bencana di Sumatera
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. (Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Pemerintah akan melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap 4.922 sekolah yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp5 triliun untuk memperbaiki fasilitas pendidikan tersebut.

"Beliau (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti) menggunakan anggaran dari reguler ditambah dengan dari Kementerian Keuangan tambahan yang totalnya lebih kurang Rp5 triliunan, dan itu digunakan untuk melakukan rehab dan rekon 4.922 sekolah se-tiga provinsi," kata Tito dalam Rapat Koordinasi dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pembangunan Infrastruktur Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga:

Tito mengatakan pemerintah menargetkan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah tersebut dapat selesai dalam waktu tiga tahun. Namun, pengerjaan akan diupayakan lebih cepat agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dalam kondisi yang lebih ideal.

"Sebetulnya waktunya adalah tiga tahun. Tapi saya paham dari paparan beliau (Mendikdasmen) tadi, beliau berusaha untuk secepat mungkin selesai agar proses belajar mengajarnya juga berlangsung dalam suasana yang ideal, bukan lagi darurat," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah dilakukan melalui sejumlah metode, mulai dari swakelola hingga kerja sama antarlembaga. Pemerintah juga akan melibatkan TNI Angkatan Darat dalam proses perbaikan sejumlah fasilitas yang terdampak.

Menurut Tito, tingkat pengerjaan di lapangan saat ini bervariasi. Sebagian sekolah telah selesai diperbaiki, sementara sekolah lainnya masih dalam proses.

"Ada yang sudah selesai 100 persen, ada juga yang masih 70 sampai 99 persen, dan ada 616 di bawah 50 persen," kata Tito.

Meski terdapat sejumlah kendala teknis, termasuk cuaca ekstrem dan bencana susulan di sejumlah wilayah terdampak, Tito memastikan kegiatan pembelajaran siswa tetap dapat berlangsung.

Selain sektor pendidikan, pemerintah juga menyiapkan anggaran besar untuk keseluruhan program pemulihan pascabencana di Sumatera. Tito menyebut total anggaran yang disiapkan mencapai Rp100,1 triliun.

Anggaran tersebut telah mendapatkan persetujuan pemerintah dan mendapat dukungan dari Satuan Tugas DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.

Adapun alokasi anggaran pemulihan pascabencana Sumatera dibagi dalam tiga tahun. Pada 2026, pemerintah mengalokasikan Rp38,9 triliun yang difokuskan untuk infrastruktur prioritas, sekolah, dan hunian.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kepala BGN Sudaryono: Kritik ke Prabowo di Medsos Banyak Akun Robot, Dikendalikan Oligarki dan Koruptor
Polemik Ucapan Prabowo soal “Pakar Goblok”, Pigai Singgung Mahfud MD: Bukan untuk Semua Pakar
PAD Sumut Baru 59,15 Persen, Wagub Surya Minta OPD dan BUMD Percepat Penerimaan
Festival Kebudayaan Sumut 2026 Dianggarkan Rp2,5 Miliar, 9 Perusahaan Ikut Tender
Baharuddin Siagian Dorong Penguatan UPZ di Batu Bara, Zakat Diharapkan Lebih Bermanfaat dan Tepat Sasaran
Bupati Batu Bara Bertemu MAPEL Sumut, Bahas Rencana Penertiban Kawasan Hutan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru