BREAKING NEWS
Rabu, 23 September 2026

Buntut Bansos Tak Tepat Sasaran, Rico Waas Ancam Tegur Dinsos Medan dan Minta Data Desil Dirombak Total

Administrator - Rabu, 23 September 2026 16:28 WIB
Buntut Bansos Tak Tepat Sasaran, Rico Waas Ancam Tegur Dinsos Medan dan Minta Data Desil Dirombak Total
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. (Foto: KOMPAS/CRISTISON SONDANG PANE)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Medan mengevaluasi dan membenahi data penerima bantuan sosial (bansos). Hal ini menyusul masih ditemukannya penyaluran bantuan yang dinilai tidak tepat sasaran.

Rico menegaskan Dinsos Medan harus dapat memastikan masyarakat yang menerima bantuan memang memenuhi kriteria. Ia juga mengatakan akan memberikan teguran apabila ditemukan penyaluran bansos yang tidak sesuai sasaran.

"Dinsos Kota Medan harus bisa menjelaskan dengan benar siapa yang berhak mendapatkan bantuan. Saya pasti akan memberi teguran langsung jika memang ada bantuan yang tidak tepat sasaran," tegas Rico.

Baca Juga:

Menurut Rico, kondisi di lapangan setelah penyaluran bansos harus menjadi bahan evaluasi. Data penerima perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang sebenarnya.

"Apa yang terjadi di lapangan pasca pendistribusian bantuan harus menjadi bahan evaluasi bagi Dinsos Medan. Lihat secara utuh permasalahan yang ada dan pastikan apa yang menjadi penyebabnya. Kalau memang data tidak sesuai dengan kondisi riil, langsung benahi dan evaluasi," katanya.

Rico mengakui kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah sehingga tidak selalu sesuai dengan data yang sebelumnya tercatat. Salah satu persoalan yang disorot adalah perubahan status desil masyarakat.

"Terkadang ada masyarakat yang kondisi ekonominya masih sulit tapi Desil-nya sudah tinggi, begitu juga sebaliknya. Kondisi itu memang masih sering terjadi di lapangan. Makanya Dinsos Kota Medan harus cepat memverifikasi itu. Lihat data yang mana harus di-exclude atau di-include, sehingga bantuan bisa tepat sasaran," ujarnya.

Rico juga mengimbau warga yang merasa status desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya untuk menyampaikan sanggahan kepada Dinsos Medan maupun melalui kelurahan.

"Silakan melapor jika masyarakat merasa tidak sesuai, dengan begitu datanya bisa diperbarui. Mengatasi kondisi ini, kami juga akan sinkronkan dengan pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Evaluasi akan terus kita lakukan agar segala jenis bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar tepat sasaran," pungkasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Rico setelah muncul persoalan terkait penyaluran bansos di Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia. Sejumlah warga memprotes pembagian bantuan beras dan mempertanyakan ketepatan data penerima. Pemko Medan kemudian menyatakan akan melakukan evaluasi serta verifikasi ulang terhadap data penerima bantuan.

Pemko Medan sebelumnya juga telah mendorong pemutakhiran data perlindungan sosial untuk memperbaiki ketepatan penyaluran bansos. Rico pada Mei 2026 menyebut validasi data diperlukan agar bantuan tidak ditentukan berdasarkan subjektivitas, melainkan kondisi masyarakat yang terverifikasi.

Evaluasi data penerima bansos tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Medan memastikan bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat yang memenuhi kriteria dan menyesuaikan perubahan kondisi sosial ekonomi warga.* (mi/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Warga Helvetia Protes Bansos Beras Diduga Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Rico Waas Buka Suara
Pembatasan Pertalite Desil 9-10 Masih Mengambang, Bahlil: Nanti Kami Rapat Dulu
Warga Miskin Disebut Gagal Dapat Bansos gara-gara Status Desil, DPRD Medan Minta Data PKH Diverifikasi Ulang
Sambut HUT ke-81 TNI, Kodim 0119 Bener Meriah Gelar Aksi Bansos hingga Genjot Ekonomi UMKM
Ratusan Warga Keluhkan Status Desil hingga Bantuan Pendidikan, Gus Ipul: Paling Lambat Seminggu Ada Jawaban
Bantuan Bedah Rumah 2026 Pakai Data BPS, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru