BREAKING NEWS
Jumat, 25 September 2026

Drainase Jalan Gaperta Diperbesar, Rico Waas Harap Genangan dan Banjir Berkurang

Abyadi Siregar - Jumat, 25 September 2026 09:17 WIB
Drainase Jalan Gaperta Diperbesar, Rico Waas Harap Genangan dan Banjir Berkurang
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung proyek pembangunan sistem drainase di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (24/6/2026). (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung proyek pembangunan sistem drainase di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia, Kamis (24/6/2026).

Peninjauan dilakukan saat hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Kota Medan.

Rico ingin memastikan pengerjaan drainase berjalan optimal dan dapat segera membantu mengatasi persoalan genangan air serta banjir di kawasan tersebut.

Baca Juga:

Dalam peninjauan itu, Rico Waas memberikan arahan kepada pelaksana proyek. Ia juga melihat perubahan kapasitas saluran air yang sedang dibangun.

Saluran drainase lama yang sebelumnya berukuran 80 sentimeter kini diperbesar menggunakan beton u-ditch dengan lebar 120 sentimeter dan kedalaman 140 sentimeter.

"Ukuran drainase yang sebelumnya 80 cm, sekarang jadi 120 cm. Berarti hampir dua kali lipat besarannya. Penyerapan air akan lebih mudah dan debit air yang tertampung bisa lebih banyak," ujar Rico Waas.

Menurut Rico, pembangunan sistem drainase tersebut juga membutuhkan koordinasi dengan sejumlah instansi.

Salah satunya PLN karena terdapat beberapa tiang listrik yang perlu digeser agar tidak menghambat pembangunan saluran baru.

"Pengerjaan ini berkoordinasi juga dengan PLN karena tiang listrik harus kita geser sedikit," imbuhnya.

Proyek drainase yang sedang dikerjakan membentang dari Simpang Jalan Kapten Muslim hingga Simpang Jalan Beringin.

Pemerintah Kota Medan juga telah merencanakan kelanjutan pembangunan drainase di kawasan Gaperta Ujung pada tahun depan.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan Khairul Azmi, didampingi Kepala Bidang SDA dan Drainase Hardy Sibarani, menjelaskan pembangunan drainase tersebut memiliki panjang 1.047 meter.

"Untuk struktur material menggunakan u-ditch beton sepanjang 1.002 meter dan box culvert sepanjang 45 meter dengan spesifikasi lebar 120 cm serta kedalaman 140 cm," jelasnya.

Dalam proyek tersebut, pemerintah juga menerapkan dua jalur pembuangan air.

Sistem ini dirancang untuk membagi aliran sehingga beban air tidak menumpuk pada satu titik.

"Arah pertama sebagian aliran air diarahkan ke kawasan Kapten Muslim menuju Danau Singkarak, dan arah kedua diarahkan ke persimpangan jalan Asrama hingga bermuara di sungai," tambahnya seraya optimis pengerjaan proyek ini akan selesai bulan Desember tahun ini.

Pembangunan drainase dengan kapasitas yang lebih besar tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aliran air dan mengurangi potensi genangan di kawasan Jalan Gaperta dan sekitarnya.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi HMI Kisaran-Asahan, Dorong Peran Mahasiswa dalam Pembangunan Daerah
Mahyaruddin Salim Dorong LASQI Tanjungbalai Jadi Wadah Pengembangan Seni Qasidah
Wali Kota Tanjungbalai: Jangan Persulit Pengurusan Sertifikat Tanah Wakaf, Layanan Administrasi Harus Gratis!
Pemko Medan Juara 1 TP2DD Wilayah Sumatera, Digitalisasi Transaksi Daerah Makin Diperkuat
Coba Kabur saat Digerebek, Specialis Pembobol Kos Milik Pelajar di Medan Ditembak Polisi
Minta Inspektorat Tak Menakut-nakuti ASN, Rico Waas Geber Platform PengawasMU Demi Cegah Pungli
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru