Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk melihat hasil pembinaan seni qasidah yang dilakukan secara berjenjang.
"Pada hakikatnya, predikat juara bukanlah tujuan akhir dari pelaksanaan Festival Seni Qasidah ini. Yang lebih penting adalah bagaimana Seni Qasidah dapat berkembang luas dan dicintai di tengah-tengah masyarakat, dapat dinikmati secara luas serta menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat," ujar Bupati.
Taufik juga menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang berasal dari 25 kecamatan.
Ia meminta para peserta tampil maksimal dan menunjukkan hasil latihan yang telah dilakukan.
"Kepada seluruh peserta, saya ucapkan selamat mengikuti Festival Seni Qasidah. Tampilkan bakat dan kemampuan terbaik yang dimiliki, tunjukkan hasil latihan selama ini. Manfaatkan kesempatan ini untuk saling mengenal dan menjalin hubungan dengan sesama peserta yang memiliki minat dan bakat yang sama," katanya.
Menurut Taufik, pelaksanaan FSQ juga sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Asahan, yakni "Terwujudnya Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan."
Ia menjelaskan, masyarakat religius yang dimaksud dalam visi tersebut adalah masyarakat yang mampu memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan baik dan benar sesuai tuntunan agama masing-masing.
"Khususnya kita umat Islam, Seni Qasidah merupakan salah satu indikator keberhasilan dari visi yang telah ditetapkan. Untuk itu, mari kita bersama-sama menyukseskannya dalam rangka menjadikan Asahan yang religius sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkasnya.
Setelah sambutan Bupati Asahan, acara dilanjutkan dengan penabuhan rebana bersama unsur Forkopimda dan para undangan sebagai tanda resmi dibukanya Festival Seni Qasidah Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.