Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BATU BARA — Upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika terus diperkuat hingga tingkat desa.
Salah satunya melalui rapat koordinasi pelaksanaan fasilitas advokasi bidang pencegahan kepada keluarga dalam rangka mewujudkan Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, sebagai Desa BERSINAR (Bersih dari Narkoba).
Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah sinergi lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai benteng pertama dalam melindungi generasi muda.
Baca Juga:
Kegiatan dihadiri Camat Tanjung Tiram Yusrizal, Kepala BNN Batu Bara AKBP Arnis Syafni Yanti, S.E., M.M., Plt. Kepala Dinas PMD Zamzamy Elwadii, S.I.P., M.Si., Kepala Puskesmas Tanjung Tiram Salmiah, Kepala Desa Bogak Fazzary Akbar, S.E., Babinpotmar Mawardi, Babinsa Irfan S., Bhabinkamtibmas Riad, Kepala KUA Kecamatan Azmi Amingka, tokoh agama Amran, tokoh adat Taufik, serta tokoh pemuda Muhammad Taufik.
Dalam arahannya, Kepala BNN Batu Bara AKBP Arnis Syafni Yanti, S.E., M.M., menekankan bahwa upaya pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
Keluarga dinilai memiliki posisi penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.
Orang tua diharapkan membangun komunikasi yang baik dengan anak, memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba, serta meningkatkan kepedulian terhadap pergaulan dan lingkungan anak.
BNN juga mendorong pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tenaga kesehatan, serta aparat keamanan untuk terus memperkuat sinergi dalam menciptakan lingkungan yang memiliki daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika.
Masyarakat yang membutuhkan informasi, konsultasi, maupun koordinasi terkait upaya pencegahan narkoba dapat menghubungi 0821-7385-3836.
Sementara itu, Kepala Desa Bogak Fazzary Akbar, S.E., menyampaikan komitmennya untuk mendukung program Desa BERSINAR.
Menurutnya, pencegahan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat dan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.
Pemerintah Desa Bogak akan terus mendorong keterlibatan keluarga, tokoh masyarakat, pemuda, tokoh agama, serta berbagai unsur lainnya agar edukasi mengenai bahaya narkoba dapat semakin dekat dengan masyarakat.
Program Desa BERSINAR diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui kepedulian dan langkah nyata di lingkungan masyarakat.
Senada, Camat Tanjung Tiram Yusrizal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BNN, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, lingkungan yang aman dari narkoba harus dibangun secara bersama-sama.
Edukasi dan pengawasan terhadap generasi muda juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, khususnya melalui keluarga dan lingkungan tempat tinggal.
Kecamatan Tanjung Tiram juga diharapkan dapat terus mendukung program-program pencegahan yang dilaksanakan di tingkat desa sehingga upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat berjalan secara berkesinambungan.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dengan kolaborasi antara BNN, pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat, Desa Bogak diharapkan mampu mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba dan menjadi bagian dari gerakan Desa BERSINAR di Kabupaten Batu Bara.
Desa BERSINAR bukan sekadar slogan, tetapi membutuhkan kepedulian, edukasi, pengawasan, dan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.