BREAKING NEWS
Minggu, 04 Oktober 2026

Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya

Muhammad Taufik - Sabtu, 03 Oktober 2026 23:12 WIB
Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jumat, 2 Oktober 2026. (foto: Pemkot Tanjungbalai)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJUNGBALAI — Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah 2026.

Persiapan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dihadiri Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jumat, 2 Oktober 2026.

Rangkaian Verval tersebut meliputi entry meeting berupa pemaparan pemerintah daerah dan dilanjutkan dengan klarifikasi serta peninjauan langsung ke lapangan.

Baca Juga:

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Pleno I Penilaian Proposal Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.

Dalam penilaian tersebut, usulan Pemerintah Kota Tanjungbalai dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan Verval Lapangan oleh Tim Penjaringan Provinsi Sumatera Utara.

Dalam rapat, Mahyaruddin memaparkan proposal pengembangan kawasan Semula Jadi-Selat Tanjung Medan (SEJALAN) sebagai Kampung Kreatif berbasis wisata air.

Salah satu konsep yang diusulkan adalah pembangunan pedestrian pejalan kaki di sepanjang tepian sungai.

Kawasan SEJALAN dinilai memiliki sejumlah potensi, antara lain permukiman padat dengan aktivitas ekonomi masyarakat, keberadaan Titi Gantung atau Jembatan Goyang yang ikonik, serta kawasan sungai yang alirannya telah terputus dan membentuk danau kecil atau embung sebagai kolam penampungan air.

Selain itu, terdapat produk UMKM yang dinilai dapat dikembangkan menjadi produk unggulan kelurahan.

Kemitraan antar-stakeholder di Kecamatan Datuk Bandar Timur juga disebut telah berjalan dengan baik.

Potensi lain yang menjadi pertimbangan adalah tren wisata atau hangout masyarakat serta dukungan program pemerintah.

Namun, kawasan tersebut masih menghadapi sejumlah persoalan, seperti keterbatasan infrastruktur, kebersihan dan sampah sungai, pengaruh pasang air, vandalisme, serta degradasi fasilitas.

Dalam paparannya, Mahyaruddin menyebut kawasan Semula Jadi memiliki luas sekitar 0,54 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 6.126 jiwa.

Kawasan tersebut didukung 73 UMKM di sektor kuliner dan jasa.

Sementara kawasan Selat Tanjung Medan memiliki luas sekitar 9,42 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 6.223 jiwa dan didukung 53 usaha kuliner.

Menurut pemerintah kota, kondisi tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan, terutama untuk memperkuat ekonomi masyarakat, menata lingkungan, dan memanfaatkan potensi lokal.

"Konsep yang diusulkan adalah pengembangan kawasan Pedestrian pejalan kaki , Dermaga lokasi spot photo, Dermaga tambatan kapal, Bangunan penunjang seperti kantor, toilet umum dan lain-lain, Jalan cor beton dan Pemeliharaan/Pengecatan Titi Gantung atau Jembatan Goyang," jelasnya

Untuk mendukung konsep tersebut, Tim Verval juga memberikan sejumlah masukan kepada Pemerintah Kota Tanjungbalai.

Tim meminta pemerintah memastikan legalitas dan keabsahan lokasi, kualitas air, pengelolaan sampah, serta penataan kawasan kota yang berkaitan dengan pembangunan pedestrian.

Bangunan penunjang juga diharapkan tidak hanya mengutamakan estetika, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tim Verval juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam konsep Kampung Kreatif.

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut berkontribusi dan berkreasi dalam pengembangan kawasan.

Selain itu, Pemko Tanjungbalai diminta menetapkan Surat Keputusan (SK) Kampung Kreatif SEJALAN serta menentukan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjadi sektor utama dalam koordinasi program tersebut.

Tim juga memberikan masukan agar pemerintah daerah menetapkan sasaran yang ingin dicapai setelah Kampung Kreatif SEJALAN dikembangkan.

Setelah mendengarkan masukan Tim Verval, Mahyaruddin mengatakan Pemko Tanjungbalai telah melakukan peninjauan terhadap sejumlah kelurahan sebelum menentukan dua kawasan yang diajukan.

"Dari sekian kelurahan yang kami cek, dua Kelurahan inilah yang paling tepat dan kondisinya juga pas. Harapannya, pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungbalai semakin baik dan meningkatkan, silahkan berkunjung ke lapangan saya yakin nantinya bapak/ibu akan tertarik dengan kondisi yang kita usulkan"

Mahyaruddin menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Tanjungbalai terhadap Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.

Ia berharap Kampung Kreatif SEJALAN nantinya mampu mengembangkan berbagai potensi lokal secara kreatif, produktif, dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta seluruh OPD yang hadir dalam rapat membantu menyempurnakan bahan paparan pemerintah kota berdasarkan hasil pembahasan bersama Tim Verval.

Penyempurnaan bahan ekspose tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan Bapperida.

Selain itu, pemerintah daerah akan melakukan peninjauan lokasi Kampung Kreatif sekaligus mempersiapkan kawasan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi verifikasi lapangan.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Ketua Tim Verval dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Ony Hapsari Manullang, tenaga ahli dari Universitas Sumatera Utara (USU), Tim Penjaringan KKSB, serta sejumlah OPD terkait.

Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM, Dinas P3A-PM dan P2KB, serta Kecamatan Datuk Bandar Timur.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Atasi Genangan dan Banjir Rob, Pemko Tanjungbalai Normalisasi Drainase
Baznas Tanjungbalai Siapkan Penyaluran Zakat untuk 2.000 Penerima pada Desember 2026
Soal Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat: Beliau Takut Ditinggalkan
Reshuffle Kabinet Prabowo Sudah 7 Kali, Pengamat: Kapasitas Presiden Mencari Orang yang Tepat Gagal
Bantaran Sungai Toba-Asahan di Toba Diusulkan Jadi Destinasi Wisata dan Ekonomi Kreatif
26 Tokoh Jadi Wantimpres Prabowo, Ketua DPD RI: Akan Menambah Bobot Pemerintahan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru