Sejumlah Pihak Diamankan dalam OTT KPK, BNPB Buka Suara
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korups
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memperkuat kerja sama dalam memberantas peredaran narkoba.
Ia mendorong langkah konkret, termasuk penyusunan regulasi khusus untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah Sumatera Utara.
Baca Juga:
Bobby menilai, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Menurut dia, program pemerintah daerah dan kepolisian perlu berjalan beriringan agar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan program yang ada di Polda dapat dijalankan bersama dengan Pemprov Sumut, dan diharapkan program pengentasan narkoba ini tidak hanya seremonial saja, namun dapat memberikan hasil nyata," ujar Bobby Nasution yang didampingi Wakil Gubernur Sumut Surya dan Penjabat (Pj) Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor.
Bobby mengatakan, upaya pemberantasan narkoba perlu dimulai dengan memperketat pengawasan di jalur masuk ke Sumatera Utara.
Pengawasan juga perlu diperkuat di kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi yang berpotensi dimanfaatkan oleh bandar untuk mengedarkan narkotika.
Untuk memperkuat langkah tersebut, Bobby mengajak Polda Sumut menyusun usulan regulasi khusus.
Usulan itu nantinya dapat dibahas bersama DPRD Sumut untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah (perda).
Regulasi tersebut diharapkan dapat memberikan landasan hukum yang lebih kuat sekaligus meningkatkan efektivitas pemberantasan narkoba di Sumatera Utara.
Selain membahas pemberantasan narkoba, pertemuan tersebut juga menyoroti pengembangan sektor pariwisata.
Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan mengapresiasi potensi wisata alam Sumatera Utara, terutama kawasan Berastagi dan Kabupaten Karo.
Sonny menilai, daya tarik wisata di wilayah tersebut tidak kalah dibandingkan dengan sejumlah destinasi populer di Jawa Barat.
Namun, menurut dia, pengembangan pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan keindahan alam.
Kesiapan infrastruktur, kemudahan akses, serta jaminan keamanan dan kenyamanan menjadi faktor penting agar wisatawan tertarik berkunjung dan kembali ke Sumatera Utara.
Ia juga menilai tingginya perputaran ekonomi dan tingkat keterisian hotel di Sumut merupakan potensi yang perlu terus dikembangkan.
Dalam hal ini, kepolisian berperan menjaga keamanan agar masyarakat dan wisatawan merasa nyaman.
"Kalau akses dan pelayanan keamanannya nyaman, pasti orang akan balik lagi ke sini. Kami siap mensupport dan mengawal program Pak Gubernur dalam meningkatkan daya tarik pariwisata Sumatera Utara," ungkap Irjen Pol Sonny Irawan.
Dalam pertemuan tersebut, Sonny memaparkan tiga program unggulan Polda Sumut yang dapat disinergikan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Program pertama adalah Gerakan Masyarakat (Germas) Tolak Narkoba.
Program ini dirancang untuk menangani persoalan narkoba secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penindakan.
Pelaksanaannya mencakup pendekatan preemtif, preventif, dan represif dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut direncanakan menjangkau tingkat desa hingga rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW).
Program kedua adalah Kompak atau Kolaborasi Pemberantasan Kejahatan Jalanan.
Program ini berfokus pada penindakan terhadap berbagai kejahatan jalanan, seperti pembegalan, tawuran, dan aksi premanisme.
Melalui program tersebut, Polda Sumut berharap lingkungan masyarakat menjadi lebih aman, termasuk bagi wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di Sumatera Utara.
Adapun program ketiga adalah Sahata atau Satu Hati Satu Kekuatan dalam Tertib Lalu Lintas.
Program ini menitikberatkan pada pembinaan dan penegakan aturan lalu lintas secara humanis untuk membangun budaya berkendara yang tertib.
Program Sahata juga diharapkan mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD), salah satunya melalui sektor pajak kendaraan bermotor.
Bobby dan Sonny berharap sinergi antara Pemprov Sumut dan Polda Sumut dapat membuat berbagai program tersebut berjalan secara terpadu.
Selain menekan peredaran narkoba dan angka kriminalitas, kerja sama itu diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta meningkatkan daya saing pariwisata Sumatera Utara.
Keamanan dan kenyamanan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menjadikan Sumatera Utara sebagai destinasi wisata yang semakin diminati.* (ad)
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korups
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan kebijakan baru dalam penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Penyaluran makanan
NASIONAL
MEDAN Gubernur Aceh Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, melantik Taufik sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh. Pelan
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta percepatan pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bed
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong kain tradisional Indonesia, khususnya ulos, agar mampu menembus pasar internasi
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyiapkan sejumlah program prioritas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Dae
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Seorang pria berinisial AD (43), warga Gampong Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, diamankan polisi setelah diduga mena
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruwu, mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Dhody Tha
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdik Sumut) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) RI membahas rencana penerapan kurik
PENDIDIKAN
MEDAN Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruwu, mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Anggota D
HUKUM DAN KRIMINAL