BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Upacara HUT ke-27 Tanjabtim Resmi Dibatalkan

Erik - Kamis, 15 Oktober 2026 17:35 WIB
Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Upacara HUT ke-27 Tanjabtim Resmi Dibatalkan
Asisten II Sekretariat Daerah Tanjabtim sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-27 Tanjabtim, Nusirwan. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TANJABTIM — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi.

Sejumlah agenda perayaan ditunda, sedangkan upacara peringatan hari jadi kabupaten yang dijadwalkan pada 21 Oktober 2026 dibatalkan.

Keputusan tersebut diambil setelah panitia menggelar rapat pemantapan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Baca Juga:

Penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang belum sehat serta risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.

Asisten II Sekretariat Daerah Tanjabtim sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-27 Tanjabtim, Nusirwan, membenarkan perubahan jadwal sejumlah kegiatan tersebut.

Keputusan itu mengacu pada Surat Keputusan Bupati Tanjung Jabung Timur Nomor 350 Tahun 2026 tentang Panitia Penyelenggara Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2026.

Panitia juga mempertimbangkan hasil rapat sebelumnya yang berlangsung pada 6 Oktober 2026 di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tanjabtim.

Sejumlah kegiatan yang ditunda meliputi lomba voli antarorganisasi perangkat daerah (OPD), jalan santai, senam pagi dan donor darah, peluncuran Car Free Night dan Car Free Day, lomba memancing, lomba masakan kuliner, pasar subsidi, lomba syair, hiburan Melayu, Fun Run, fashion show, serta Sabak Karnaval.

Sementara itu, upacara peringatan HUT ke-27 Tanjabtim dipastikan batal digelar.

Panitia mengambil keputusan tersebut karena kondisi lingkungan dan kualitas udara dinilai belum mendukung pelaksanaan kegiatan secara optimal.

Peringatan hari jadi Kabupaten Tanjung Jabung Timur tahun ini sebelumnya telah disiapkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, OPD, dan instansi vertikal.

Selain agenda olahraga dan hiburan, rangkaian perayaan juga mencakup lomba konten kreator, badminton, domino, khatam Al-Qur'an, rapat paripurna istimewa, bazar, upacara Hari Santri, hingga tabligh akbar.

Penundaan sejumlah kegiatan menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat akibat kabut asap.

Terutama, kegiatan luar ruangan yang memungkinkan peserta terpapar udara dengan kualitas yang belum sehat.

Nusirwan menjelaskan, kegiatan yang ditunda masih berpeluang dilaksanakan kembali setelah kondisi udara membaik.

Namun, panitia akan terlebih dahulu memantau perkembangan kualitas udara dan situasi di lapangan sebelum menetapkan jadwal baru.

"Kegiatan yang ditunda tetap akan dilaksanakan, tetapi kita melihat terlebih dahulu kondisi udara. Jika kualitas udara sudah membaik, kegiatan akan dijadwalkan kembali," demikian penjelasan Nusirwan terkait kebijakan panitia.

Dengan perubahan tersebut, pelaksanaan rangkaian HUT ke-27 Kabupaten Tanjung Jabung Timur akan menyesuaikan kondisi lingkungan.

Panitia berharap kabut asap segera mereda sehingga kualitas udara kembali membaik dan kegiatan yang tertunda dapat dilaksanakan dengan tetap mengutamakan kesehatan serta keselamatan masyarakat.

HUT ke-27 Kabupaten Tanjung Jabung Timur jatuh pada 21 Oktober 2026.

Meski upacara peringatan dibatalkan dan sejumlah agenda ditunda, panitia akan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan lainnya berdasarkan hasil rapat dan perkembangan kondisi di lapangan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
“Yok Pakai Masker!” Edi Bahagia Ingatkan Warga Langkat Waspadai Kabut Asap
Udara Sumut Makin Berbahaya, Pemprov Terbitkan SE Karhutla, Daerah Wajib Bagi Masker PM2.5
Dampak Karhutla: Jambi Jadi Kota dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia, PM2.5 Palangka Raya Melonjak
Fenomena Lubang Api Bawah Tanah Saat Karhutla Kalimantan: Penjelasan Lengkap BNPB
Anggota Parlemen Malaysia Usul ASEAN Layangkan Protes Diplomatik ke Indonesia Soal Kabut Asap
Yayasan Jaga Riau Indonesia Desak Kapolda dan Gubernur Kerahkan Seluruh Kekuatan Padamkan Karhutla
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru