Ramai Dipertanyakan, Wali Kota Medan Akhirnya Ungkap Alasan ke Luar Negeri
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
SUMENEP -Kericuhan melanda Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, ketika seorang calon legislator (caleg) DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), Slamet Aryadi, memicu kegemparan dengan tindakan agresifnya di Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lenteng. Video kejadian tersebut menyebar luas di media sosial, menunjukkan Slamet yang mengamuk dan mengancam panitia setempat, meninggalkan pertanyaan besar tentang integritas pemilihan di daerah tersebut.
Dalam video yang viral, Slamet tampak mengunjungi kantor PPK Lenteng dengan pendekatan yang kurang terkendali. Dengan disertai beberapa orang, dia memasuki kantor dengan pakaian santai dan warna merah, sambil berbicara dalam bahasa Madura dengan nada tinggi dan intimidatif. Perilaku tersebut diiringi dengan ancaman keras terhadap petugas PPK Lenteng, yang menimbulkan ketegangan di antara mereka.
Ancaman pembunuhan juga disebutkan dalam insiden tersebut, meningkatkan kekhawatiran atas keamanan anggota PPK Lenteng. Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Rofiqi Tanzil, mengonfirmasi bahwa Slamet Aryadi secara terang-terangan mengancam anggota panitia, menyebabkan ketegangan dan kecemasan di kalangan mereka.
Menurut Rofiqi Tanzil, insiden terjadi setelah penandatanganan hasil rekapitulasi suara kecamatan. Slamet merasa tidak puas dengan hasil tersebut, yang menyebabkan kemarahannya dan tuduhan penggelembungan suara di internal partainya. Meskipun dugaan tersebut belum terbukti, Slamet bersikeras untuk dilakukan pengecekan ulang terhadap suara yang diduga dipengaruhi.
Sementara PAN Jawa Timur telah memberikan teguran kepada Slamet Aryadi, menyadari dampak dari perilakunya yang kontroversial. Namun, ada juga pembelaan terhadap tindakannya, dengan alasan bahwa Slamet hanya ingin melindungi suaranya dan mengawal integritas pemilihan. Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig, menegaskan bahwa tindakan Slamet dalam mempertahankan haknya masih dalam batas kewajaran, meskipun mendapat sorotan publik yang tajam.
Kasus ini memunculkan pertanyaan tentang kematangan politik dan integritas dalam proses pemilihan di Indonesia. Sementara masyarakat menuntut transparansi dan keadilan dalam pemilihan, insiden seperti ini menunjukkan kompleksitas dan tantangan dalam menjaga proses demokrasi yang sehat dan adil.
(K/09)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memastikan dirinya saat ini tengah berada di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Kepast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Di tengah kembali melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus kisaran Rp 17.500 per dolar Amerika Serikat pada 2026, publik kembal
EKONOMI
BINJAI Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, menyebut peringatan Hari Ulang Tahun ke154 Binjai menjadi momentum penting untuk memperkua
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Polda Aceh membantah kabar yang beredar di sejumlah media terkait penetapan Bupati Aceh Timur, Iskandar AlFarlaky, sebagai t
NASIONAL
MEDAN Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara mulai memeriksa sejumlah saksi dalam penyelidikan dugaan korupsi di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemain Free Fire kembali berburu kode redeem terbaru yang dibagikan pada Minggu, 17 Mei 2026. Sejumlah kode masih aktif dan dapa
ENTERTAINMENT
JAKARTA Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program priorit
NASIONAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Timur membongkar dugaan jaringan peredaran narkotika jenis obat keras ya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi yang menegaskan Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara dinilai tidak menghentikan pembangun
NASIONAL