Gempa M5,0 Guncang Sinabang Aceh, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
JAKARTA – Demonstrasi yang dipimpin oleh sekelompok massa yang menyebut diri mereka sebagai Gerakan Keadilan Rakyat telah menggema di area pintu silang barat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Senin (19/2/2024). Dalam aksinya yang memperlihatkan spanduk bertuliskan ‘Selamatkan Demokrasi, Tolak Pemilu Rekayasa’, para peserta demonstrasi melakukan long march menuju Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Pukul 10.20 WIB, orasi pun dimulai dengan penuh semangat dari para massa yang secara nyata menunjukkan keprihatinan mereka terhadap kondisi demokrasi saat ini. Dalam penampilan mereka, terlihat atribut-atribut yang menghiasi kepala dan bendera merah putih yang mereka genggam dengan teguh, menegaskan semangat persatuan dan keberanian mereka dalam menyuarakan pendapat.
Setelah orasi selesai di pintu silang barat Monas, massa mulai melangkah menuju kantor Bawaslu yang berlokasi di Jalan MH Thamrin. Dalam perjalanan menuju tujuan, kehadiran polisi sebagai pengawal tidak dapat dihindari, menandakan adanya pengawalan yang ketat terhadap pergerakan massa.
Dampak dari long march yang dilakukan oleh massa aksi tidak hanya terasa oleh mereka sendiri, namun juga oleh pengguna jalan lainnya. Kemacetan mulai terjadi di Jalan MH Thamrin, terutama di sekitar Patung Kuda, mengharuskan para pengendara untuk melambatkan laju kendaraannya. Suara klakson dari berbagai kendaraan sesekali terdengar, menambah kemeriahan suasana.
Noviana Kurniati, selaku koordinator aksi, memberikan penjelasan bahwa tujuan dari demonstrasi ini adalah untuk menekankan pentingnya Bawaslu tetap menjaga netralitasnya dalam menangani laporan-laporan kecurangan dalam Pemilu 2024. Dia menegaskan bahwa masih banyak dugaan kecurangan yang terjadi dalam proses pemilihan, dan meminta Bawaslu untuk bertindak tegas dengan mendiskualifikasi pasangan calon yang terbukti melakukan pelanggaran.
Dengan semangat yang berkobar-kobar, massa demonstran ini menunjukkan ketegasan dan keberanian mereka dalam menuntut keadilan dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilihan umum, sebagai bentuk nyata dari partisipasi aktif dalam menjaga integritas demokrasi negara. Demonstrasi ini menjadi cerminan dari semangat kebebasan berpendapat dan hak untuk memperjuangkan keadilan yang merupakan bagian tak terpisahkan dari warga negara yang sadar akan hak-haknya.
(A/08)
ACEH Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Sinabang, Aceh, pada Minggu, 6 September 2026. Gempa terjadi pada siang ha
PERISTIWA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) akan segera mengeksekusi putusan Mahkamah Agung terhadap Alexander Halim alias Akua
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Delegasi Indonesia, Malaysia, dan Thailand mulai tiba di Kota Medan menjelang Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) IndonesiaMalaysiaT
PEMERINTAHAN
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut potensi tsunami di sekitar Selat Sunda masih rendah setelah aktivi
PERISTIWA
KARO Kecelakaan lalu lintas ringan di Jalan KabanjaheTigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengungkap keberadaan tanaman yang didu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi pada hari yang sama. Hingga Minggu, 6 September 2026 pukul 09.00 WIB, setidakn
PERISTIWA
JAKARTA Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan. Badan Meteorologi, Klimatolo
NASIONAL
JAKARTA Evaluasi terhadap kinerja kabinet menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang wajar. Eva
POLITIK
PEMATANGSIANTAR Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara menangkap Frandika Adi Wijaya Ginting, 32 tahun, karena diduga menjual n
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Dua pria di Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, diamankan polisi setelah diduga mencuri se
HUKUM DAN KRIMINAL