Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA – Luhut Binsar Pandjaitan, salah satu tokoh politik yang memiliki pengaruh besar di Indonesia, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto. Dukungan ini menjadi perbincangan hangat dalam kancah politik Indonesia mengingat Luhut sebelumnya dikenal sebagai salah satu pendukung kuat dari pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Keputusan Luhut untuk mendukung Prabowo Subianto menarik perhatian banyak pihak, termasuk partai politik seperti NasDem, yang meyakini bahwa pilpres 2024 tidak akan berakhir dalam satu putaran meskipun ada dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Luhut kepada Prabowo. Ini menunjukkan bahwa dinamika politik di Indonesia semakin kompleks dengan adanya aliansi dan dukungan yang terus berubah di antara berbagai pihak politik.
Sahroni, seorang tokoh politik lainnya, menanggapi dukungan Luhut kepada Prabowo-Gibran dengan sikap yang tenang. Baginya, hal tersebut bukanlah kejutan besar, melainkan sebuah hal yang dinantikan. Sahroni bahkan menyinggung soal etika dalam politik, khususnya terkait keterlibatan pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) dalam proses pemilihan umum. Ia menegaskan bahwa pejabat yang ingin memberikan dukungan politik harus menjalani cuti terlebih dahulu, menekankan pentingnya netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.
Pernyataan Luhut yang menyebutkan bahwa alasan dukungannya terhadap Prabowo adalah karena Prabowo dianggap mampu membawa keberlanjutan dari kepemimpinan Joko Widodo, menciptakan sensasi tersendiri dalam arena politik. Luhut juga menyoroti keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai oleh Prabowo dan memberikan dukungan terhadap program-program pemerintah yang telah dicanangkan di bawah kepemimpinan Jokowi. Ini menunjukkan bahwa meskipun adanya perbedaan pandangan politik, namun kolaborasi untuk kepentingan bangsa dan negara tetap menjadi fokus utama.
Dengan demikian, dukungan Luhut kepada Prabowo Subianto menjadi bagian dari dinamika politik yang terus bergerak di Indonesia, mencerminkan perubahan aliansi dan persepsi politik di kalangan elit politik. Hal ini juga menunjukkan kompleksitas dan keragaman dalam proses demokratisasi di negara ini, di mana dialog dan perdebatan menjadi sarana utama untuk mencapai kesepakatan dan kemajuan bersama.
(A/08)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL