Jelang Puncak Haji, PPIH Arab Saudi Bentuk Satgas Armuzna untuk Pastikan Layanan dan Pengamanan Jemaah
JAKARTA Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH Arab Saudi) membentuk Satuan Tugas Operasi Armuzna untuk memastikan kesiapan layanan menje
AGAMA
JAKARTA -Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menghadapi tantangan berat dalam Pemilihan Gubernur (Pilkada) 2024, dengan hasil yang menunjukkan kekalahan calon gubernur Andika Perkasa-Hendrar Prihadi (Hendi) di Jawa Tengah. Meskipun kehilangan salah satu basis politik kuatnya, PDIP tampaknya sudah memiliki “kandang banteng” baru yang lebih strategis, yaitu Jakarta.
Ketua Bappilu Eksekutif PDIP, Deddy Sitorus, menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (28/11). Deddy menegaskan bahwa meskipun PDIP harus melepas kendali atas Jawa Tengah, mereka telah berhasil memenangkan DKI Jakarta, yang kini menjadi pusat kekuatan politik baru bagi partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
“Kami memenangkan DKI Jakarta. Jadi dari Jawa Tengah, PDI Perjuangan kandangnya sekarang di Ibu Kota Jakarta,” ujar Deddy dengan penuh percaya diri.
PDIP berhasil memenangkan Pilgub Jakarta 2024 dengan pasangan calon Pramono Anung dan Rano Karno yang berhasil meraih kemenangan satu putaran. Menurut Deddy, meski Jawa Tengah tidak lagi menjadi “kandang banteng” dalam konteks pemilihan gubernur, PDIP tetap mempertahankan loyalitas pemilihnya yang setia.
“Apakah Jawa Tengah bukan lagi kandang banteng? Ya, dalam arti pemilihan gubernur. Tapi dari sisi suara, PDIP masih memperoleh lebih dari 40% suara, meski harus melepas posisi pucuk Jawa Tengah. Jadi, pemilih kami masih tetap setia dan bahkan bertambah,” tambah Deddy.
Meskipun begitu, Deddy tidak menutup mata terhadap isu-isu yang muncul terkait proses Pilkada, termasuk dugaan adanya politik uang dan penyalahgunaan kekuasaan dalam proses tersebut. Ia menyoroti adanya sistem yang disebut “politik Jokowisme,” di mana segala macam cara digunakan untuk meraih hasil yang diinginkan, termasuk dengan memanfaatkan kekuasaan secara tidak sah.
“Politik ini menggunakan segala macam cara, bahkan sampai menggunakan kekuasaan untuk mencapai hasil yang diinginkan,” ujar Deddy, yang juga menyebut adanya komando dari pihak tertentu, dengan penekanan pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Pernyataan Deddy semakin menyoroti bagaimana polarisasi politik dan dugaan praktik kecurangan turut mewarnai jalannya Pilkada 2024. Ia juga menyatakan bahwa, dengan berakhirnya dominasi Jawa Tengah, kini provinsi tersebut tidak lagi bisa disebut sebagai “kandang banteng” PDIP. Sebagai gantinya, ia menyebut Jawa Tengah lebih cocok disebut sebagai “kandang bansos dan parcok” (Partai Cokelat).
(N/014)
JAKARTA Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH Arab Saudi) membentuk Satuan Tugas Operasi Armuzna untuk memastikan kesiapan layanan menje
AGAMA
JAKARTA Anggota Komisi III DPR, Rudianto Lallo, mendesak pemerintah menjadikan judi daring atau judi online (judol) sebagai musuh bersama
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama PT Catur Elang Perkasa, Mochamad Zaenuri, dalam penyidikan dugaan koru
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyatakan pihaknya menghormati keputusan SMAN 1 Pontianak yang menolak mengikuti
NASIONAL
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan meminta penjelasan Kementerian Agama (Kemenag) terkait pencabutan izin Pondo
HUKUM DAN KRIMINAL
KALTIM Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut industri pupuk nasional memasuki fase penguatan baru setelah Indonesia resmi melak
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH TENGGARA Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah melakukan kunjungan kerja ke Polres Aceh Tenggara, Kamis, 14 Mei 2026. Kunjungan
NASIONAL
MEDAN Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mengeksekusi terpidana kasus korupsi kredit usaha rakyat (KUR) b
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepolisian Sektor Medan Kota menangkap dua residivis, Doni Syaputra (37) dan Budianto (21), yang diduga membobol mess milik Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mempromosikan posisi strategis Sumatera Utara sebagai pintu gerbang Indonesia
PEMERINTAHAN