8 Eks Anggota TPNPB-OPM di Papua Pegunungan Nyatakan Setia ke Indonesia, Serahkan Senjata
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
LANGKAT -Hasil quick count Pilkada Langkat 2024 menunjukkan bahwa pasangan calon Syah Afandin-Tiorita Br. Surbakti unggul dengan memperoleh 55,5% suara. Hasil ini menunjukkan posisi yang menguat bagi pasangan ini, sementara lawannya tercatat meraih sekitar 44,5% suara.
Menurut data sementara yang dihimpun oleh lembaga survei yang melakukan quick count, Syah Afandin-Tiorita Br. Surbakti berhasil mengalahkan pasangan pesaing mereka dengan margin suara yang cukup signifikan. Meskipun hasil ini bukanlah hasil resmi, angka tersebut memberikan gambaran awal mengenai tren pemilih di Langkat pada Pilkada kali ini.
“Saat ini kami sangat bersyukur atas dukungan yang luar biasa dari masyarakat Langkat. Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan kemenangan yang sah melalui proses resmi yang dilaksanakan oleh KPU,” ujar Syah Afandin dalam keterangan persnya, Rabu (27/11/2024).
Afandin yang merupakan incumbent Bupati Langkat berharap hasil ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerjanya selama ini. Sementara itu, Tiorita Br. Surbakti, sebagai calon wakil bupati, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah buah dari kerja keras tim pemenangan yang solid serta dukungan masyarakat yang tidak pernah surut.
Sementara itu, pasangan pesaing yang berada di posisi kedua mengaku akan menunggu hasil resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka juga menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat yang telah memberikan suara mereka, serta menekankan pentingnya menjaga proses demokrasi yang berjalan dengan baik dan damai.
Proses perhitungan suara secara manual masih terus berlangsung, dan hasil resmi akan diumumkan setelah seluruh tahapan selesai. Meskipun demikian, hasil quick count yang menunjukkan keunggulan pasangan Syah Afandin-Tiorita Br. Surbakti memberikan gambaran kuat mengenai dukungan mayoritas masyarakat Langkat.
Dalam Pilkada Langkat kali ini, warga terlihat antusias menggunakan hak pilih mereka meskipun ada tantangan cuaca buruk yang melanda beberapa daerah. Terlepas dari itu, proses pencoblosan berjalan lancar, dan jumlah partisipasi pemilih diperkirakan cukup tinggi.
Dengan hasil quick count ini, kedua pasangan calon masih akan menunggu keputusan resmi dari KPU mengenai perolehan suara mereka. Para pendukung pasangan Syah Afandin-Tiorita Br. Surbakti berharap hasil ini dapat berlanjut hingga proses perhitungan suara akhir, dan mereka siap untuk menjalani tahapan selanjutnya dalam memastikan kemenangan yang sah.
(N/014)
PAPUA PEGUNUNGAN Delapan anggota TPNPBOPM Kodap XV/Ngalum Kupel dilaporkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
NASIONAL
JAKARTA Layanan media sosial milik Meta, yakni WhatsApp, Instagram, dan Facebook, dilaporkan mengalami gangguan pada Jumat malam (12/6/202
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) masih menelusuri klaim mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya, yang menyebut adany
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik penggelembungan harga atau mark up dalam pengadaan sepeda motor listrik untuk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ribuan mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Ju
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan memastikan kondisi keuangan daerah masih aman dan mencukupi untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perj
PEMERINTAHAN
MEDAN Dewan Pengawas Perum Bulog, Frans B. M. Dabukke, meninjau langsung pelaksanaan Program Bantuan Pangan (Banpang) di Sumatera Utara un
EKONOMI
JAKARTA Layanan media sosial Facebook dan Messenger dilaporkan mengalami gangguan massal di berbagai negara pada Jumat, 12 Juni 2026. Gang
SAINS DAN TEKNOLOGI
BALI Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner resmi melepas masa lajang setelah melangsungkan akad nikah dengan selebritas Jennifer Coppen, J
ENTERTAINMENT
JAKARTA Polda Metro Jaya menjelaskan alasan tidak diperbolehkannya massa mahasiswa menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta P
PERISTIWA