Medan– PT PLN (Persero) mengonfirmasi kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang akan digelar pada 27 November 2024 di seluruh Indonesia. Selama masa siaga kelistrikan Pilkada, yang berlangsung dari 24 hingga 30 November 2024, PLN telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal di seluruh titik vital pelaksanaan Pilkada.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen PLN untuk menjaga kestabilan pasokan listrik agar Pilkada dapat berjalan lancar tanpa gangguan. “PLN siap mendukung pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dengan memberikan sokongan listrik yang andal dan pelayanan terbaik. Kami telah memastikan bahwa seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi prima dan siap siaga dengan personel di setiap titik vital,” ujar Darmawan dalam konferensi pers, Selasa (26/11).
Sebagai langkah preventif, PLN telah mendata lokasi-lokasi strategis yang akan menjadi titik perhatian selama Pilkada. Unit kelistrikan yang berada di daerah-daerah vital telah melalui inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan kondisi instalasi yang optimal. “Selama masa siaga Pilkada, PLN memastikan tidak ada pemadaman terencana, kecuali dalam keadaan darurat. Kami juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan untuk menjaga kelancaran acara,” tambah Darmawan.
PLN, lanjut Darmawan, akan berfokus pada pelaksanaan Pilkada mulai dari hari pencoblosan hingga proses rekapitulasi suara. Proses monitoring sistem kelistrikan akan dilakukan secara berkelanjutan agar tidak ada kendala yang mengganggu jalannya pemilu.
General Manager PLN Sumatra Utara, menjelaskan bahwa PLN juga telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), aparat keamanan, dan pihak-pihak lainnya. Hal ini untuk memastikan tidak ada kendala dalam pasokan listrik di seluruh wilayah, terutama di Sumatera Utara yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Pilkada.
“PLN berkomitmen untuk memastikan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan lancar, termasuk di Provinsi Sumatera Utara. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk KPU dan aparat keamanan, untuk menjaga kelancaran pasokan listrik,” kata General Manager PLN Sumut.
Untuk mendukung kelancaran Pilkada, PLN UID Sumut melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) telah menyiagakan lebih dari 3.100 personel yang siap bekerja 24 jam sehari selama masa siaga. Personel tersebut ditempatkan di posko siaga untuk mendukung segala kebutuhan teknis dan operasional terkait kelistrikan.
Selain itu, PLN juga telah mempersiapkan berbagai peralatan untuk menangani potensi gangguan. Sebanyak 118 genset mobile, 49 UPS (Uninterruptible Power Supply), 96 UGB (Unit Generator Backup), dan 216 motor kendaraan untuk mendukung kebutuhan operasional juga sudah disiapkan. PLN juga menyiagakan 146 kendaraan roda empat, 16 unit mobil crane, dan 6 unit PDKB (Peralatan Dinas Kebakaran dan Bencana) guna merespons darurat kapan pun diperlukan.
Dengan kesiapan tersebut, PLN memastikan bahwa pasokan listrik yang andal akan menjadi salah satu faktor penunjang kelancaran Pilkada Serentak 2024, memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya.
(JOHANSIRAIT)
PLN Siap Pastikan Keandalan Listrik Selama Pilkada Serentak 2024 di Sumut dan Seluruh Indonesia