Tanpa Bor Sumur Baru! Pertamina EP Sulap Produksi Minyak Sumur Tua dari 8 Jadi 733 Barel
BUNYU PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakuka
EKONOMI
MEDAN –Pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Medan untuk Pilkada 2024 resmi ditutup pada 29 Agustus 2024. Tiga pasangan calon (paslon) yang telah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan siap bersaing dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024. Penutupan pendaftaran ini menandai akhir dari proses panjang seleksi calon dan memberikan gambaran tentang kontestasi politik yang akan berlangsung di kota terbesar ketiga di Indonesia ini.
Dari ketiga paslon yang mendaftar pada hari terakhir, dua di antaranya menjadi kejutan. Berikut adalah rincian tentang ketiga pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Medan:
1. Rico Waas – Zaki Harahap: Koalisi Partai BesarPasangan calon Rico Waas – Zaki Harahap merupakan yang pertama mendaftarkan diri ke KPU Medan pada pagi hari, 29 Agustus 2024. Mereka mendatangi kantor KPU menggunakan kendaraan becak motor, menunjukkan simbol keberpihakan mereka pada keberagaman masyarakat Medan.
Rico Waas adalah keponakan dari Surya Paloh, Ketua Umum DPP Partai Nasdem, sedangkan Zaki Harahap adalah kader Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wakil Ketua Gerindra Sumut. Zaki juga merupakan putra dari Saleh Harahap, mantan Bupati Tapanuli Selatan. Sejak kecil, Zaki telah akrab dengan dunia politik melalui keterlibatannya dengan ayahnya.
Pasangan ini didukung oleh koalisi yang kuat, terdiri dari delapan partai politik, yakni Gerindra, Nasdem, PKB, PAN, Perindo, Demokrat, Golkar, dan PSI. Dukungan dari partai-partai besar ini menunjukkan kekuatan politik yang solid di balik Rico dan Zaki.
2. Prof Ridha Dharmajaya – Abdul Rani: Pasangan KejutanPasangan kedua yang mendaftar adalah Prof Ridha Dharmajaya – Abdul Rani. Mereka datang ke kantor KPU Medan pada siang hari dengan diiringi salawat, menandai dukungan dari masyarakat dan kelompok-kelompok agama.
Prof Ridha Dharmajaya adalah seorang dokter spesialis bedah yang juga menjabat sebagai Guru Besar di Universitas Sumatera Utara (USU). Sementara itu, Abdul Rani adalah politisi senior dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Medan dan Ketua DPC PPP Kota Medan.
Ridha dan Rani didukung oleh tujuh partai politik, termasuk PDI Perjuangan, PPP, Partai Ummat, Hanura, Gelora, dan PKN. Ridha menjelaskan bahwa keputusannya untuk mencalonkan diri didorong oleh keinginan untuk membawa perubahan positif bagi Kota Medan. Menurutnya, kondisi kota saat ini telah membuat masyarakat merasa jenuh, dan dia ingin memberikan harapan baru melalui kepemimpinannya.
3. Hidayatullah – Yasir Ridho Lubis: Dukungan PKSPasangan calon ketiga yang mendaftar adalah Hidayatullah – Yasir Ridho Lubis, yang mendaftar ke KPU Medan pada malam hari, sekitar pukul 22.14 WIB. Mereka datang dengan teatrikal meriah di depan kantor KPU, mengenakan pakaian putih dan peci, serta diiringi dengan salawat dan teriakan takbir dari para pendukung.
Hidayatullah adalah politisi senior dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan saat ini merupakan anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara I, yang mencakup Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, dan Kota Tebing Tinggi. Sebelumnya, Hidayatullah juga telah menjabat sebagai anggota DPRD Deli Serdang dan DPRD Sumut.
Yasir Ridho Lubis adalah kader Golkar yang pernah menjabat sebagai Ketua KNPI Sumut dan Ketua DPD Golkar Sumut. Meskipun hasil musyawarah daerah (musda) Golkar sempat dibatalkan, Yasir tetap melanjutkan pencalonannya dengan dukungan penuh dari PKS.
PenutupDengan ditutupnya pendaftaran calon, ketiga pasangan ini kini bersiap untuk menghadapi tahapan berikutnya dalam Pilkada Medan 2024. Masing-masing pasangan membawa dukungan partai politik yang kuat dan visi yang berbeda untuk masa depan kota. Kompetisi ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat ketiga paslon memiliki basis dukungan yang signifikan dan latar belakang yang beragam.
Pilkada Medan 2024 akan menjadi arena pertarungan politik yang menarik, dengan masing-masing pasangan calon berusaha memenangkan hati pemilih dan menghadirkan solusi atas tantangan-tantangan yang dihadapi kota ini. Warga Medan kini menantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dan siap memimpin kota menuju perubahan yang lebih baik.
(N/014)
BUNYU PT Pertamina EP (PEP) Bunyu Field berhasil meningkatkan produksi Sumur BN38 dari sekitar 8 barel menjadi 733 barel setelah dilakuka
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan anggaran operasional awal Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi En
EKONOMI
BANDA ACEH Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo menghadiri pembukaan Aceh Economic Development Forum (AEDF) 2026 di Hermes Palace H
EKONOMI
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman mengatakan situasi politik dan k
POLITIK
MEDAN Kejaksaan Agung (Kejagung) mencopot dan menarik tiga mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumatera Utara yang terseret perkara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pengguna WiFi mungkin pernah menemukan dua pilihan jaringan, yakni 2.4 GHz dan 5 GHz. Keduanya samasama digunakan untuk mengirimka
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan praktik suap masih terjadi di Indonesia dan dinilai telah merusak sejumlah institusi pemer
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah menyelamatkan sekitar Rp52 triliun dalam dua tahun melalui rangkaian penertiba
NASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Ubedilah Badrun menilai peluang gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkam
POLITIK
JAKARTA Tim Hukum Merah Putih menilai gugatan yang diajukan Denny Indrayana bersama 11 pemohon terkait syarat pendidikan Wakil Presiden Gi
POLITIK