Brigjen Hendra Kurniawan Jadi Kapolda Banten, Ternyata Beda Orang dengan Hendra di Kasus Ferdy Sambo
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah jabatan di lingkungan Polri. Salah satu perubahan tersebut adalah pe
NASIONAL
BALI -Dewan Pendidikan Buleleng, Bali mengungkapkan bahwa hampir 400 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah tersebut mengalami kesulitan membaca, bahkan beberapa di antaranya tidak bisa membaca sama sekali.
Fenomena ini ditemukan di seluruh sembilan kecamatan di Buleleng, dengan jumlah siswa yang bermasalah bervariasi antara beberapa hingga puluhan siswa per sekolah.
Ketua Dewan Pendidikan Buleleng, I Made Sedana, menjelaskan bahwa data yang dihimpun bersama Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) setempat menunjukkan adanya kesulitan membaca dan mengeja pada siswa-siswa tersebut.
Data yang tercatat saat ini berasal dari sekolah-sekolah di bawah dinas, sementara data dari madrasah belum sepenuhnya terhimpun, sehingga kemungkinan jumlah siswa yang mengalami kesulitan membaca lebih banyak lagi.
Menurut Sedana, berbagai faktor dapat menjadi penyebab utama masalah ini, salah satunya adalah penurunan kualitas pembelajaran pada masa pandemi COVID-19. Penurunan tersebut terutama mempengaruhi pembelajaran di jenjang Sekolah Dasar (SD), yang merupakan fondasi dasar bagi kemampuan membaca anak.
Selain itu, aturan yang melarang adanya kebijakan tinggal kelas juga dianggap menjadi faktor penyebab, mengingat banyak siswa yang tetap naik kelas meskipun belum menguasai keterampilan dasar seperti membaca.
"Masalah ini sangat krusial dan harus segera ditangani. Kami sangat menyarankan adanya upaya preventif yang lebih intensif di tingkat pendidikan dasar untuk memastikan setiap anak mampu membaca dengan baik sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," ungkap Sedana, Kamis (3/4/2025), yang juga merupakan akademisi di Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan Singaraja.
Selain itu, Sedana juga menyebutkan bahwa faktor disleksia, yaitu kelainan yang menyebabkan kesulitan dalam belajar menulis, mengeja, berbicara, dan membaca, bisa menjadi salah satu penyebab banyaknya siswa yang mengalami kesulitan membaca di Buleleng.
Sebagai langkah lanjutan, Dewan Pendidikan Buleleng telah melaporkan masalah ini kepada pihak terkait dan berencana bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengidentifikasi dan menangani masalah disleksia pada siswa.
(at/a)
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah jabatan di lingkungan Polri. Salah satu perubahan tersebut adalah pe
NASIONAL
SINGAPURA Kualitas udara di wilayah tengah Singapura masuk kategori tidak sehat pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Kondisi tersebut terjadi ket
INTERNASIONAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Se
OLAHRAGA
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyinggung perjalanan politiknya saat menghadiri Pendidikan dan Latihan (Diklat) La
POLITIK
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) 2026 menjadi salah satu alternatif pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, ke
EKONOMI
JAKARTA Sarwendah melalui tim kuasa hukumnya menegaskan tidak pernah sengaja menghalangi kedua putrinya, Thalia dan Thania Onsu, untuk b
ENTERTAINMENT
JAKARTA Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 disepakati menjadi salah satu anggaran terbesar dalam sejarah Indonesia. Bela
EKONOMI
MEDAN Banjir masih menjadi persoalan yang dikeluhkan warga Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang. Tahun lalu, air bercampur lumpu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Pendidikan dan Kebudayaan periode 20162019 Muhadjir Effendy buka suara mengenai surat keterangan (suket) penyetaraan ij
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pakar hukum tata negara Denny Indrayana berharap Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan dalam perkara Perselisihan Hasi
HUKUM DAN KRIMINAL