BTN Dukung Swasembada Papan 2045, Dorong Akses Hunian untuk MBR
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan terhadap gagasan besar Swasembada Papan 2045 yang dinilai sebaga
EKONOMI
Deli Serdang – Puluhan pelajar SMP Negeri 2 Galang bersama para orangtua mereka melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (15/5/2025).
Mereka menuntut pemerintah daerah segera menyelesaikan polemik yang menyebabkan mereka harus berpindah-pindah sekolah selama beberapa tahun terakhir.
Aksi ini dipicu oleh kondisi para pelajar yang merasa terombang-ambing karena harus belajar di tempat yang terus berpindah. Awalnya mereka dipindahkan dari sekolah di Desa Patumbukan ke SD Negeri di Desa Pisang Pala, lalu kembali dipindahkan ke SMP Negeri 1 di Desa Jaharun.
"Capek kami dipindah-pindahkan. Kami maunya kembali ke sekolah kami. Nggak enak kali masuk siang, terus dibully pula," ujar Yulpahusna, salah satu siswi.
Para siswa mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan selama menumpang belajar di SMP Negeri 1. Mereka menerima kertas berisi tulisan bernada intimidatif dari siswa-siswa lain, seperti "harus tahu diri" dan "jangan pakai meja kami".
Tak hanya siswa, para orangtua juga menyuarakan keresahan mereka. Rohana, wali murid dari Desa Patumbukan, menyebut anak-anaknya tak hanya harus menempuh jarak lebih jauh ke sekolah, tapi juga mengalami tekanan mental.
"Tujuh anak saya sekolah di SMP Negeri 2 Galang. Dulu sekolah dekat rumah, sekarang dipindah makin jauh. Di sekolah yang baru mereka dibully. Pemerintah seperti tutup mata," katanya lantang saat orasi.
Masalah ini bermula dari konflik hukum terkait status tanah sekolah. Berdasarkan catatan hukum, tanah seluas 35.500 m² di Desa Patumbukan merupakan tanah wakaf milik PD Al-Jamiyatul Wasliyah Kabupaten Deli Serdang. Hal ini diputuskan melalui serangkaian putusan pengadilan sejak tahun 1988 hingga Mahkamah Agung tahun 1993.
Karena status tanah tersebut, Pemkab Deli Serdang memindahkan aktivitas sekolah ke lokasi lain. Namun, pemindahan ini dianggap tanpa solusi nyata dan menyebabkan ketidaknyamanan berkepanjangan bagi siswa dan wali murid.
Hingga saat ini, para siswa berharap bisa kembali belajar dengan nyaman di sekolah yang tetap, tanpa harus berpindah-pindah atau mengalami diskriminasi.*
(tb/j006)
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan dukungan terhadap gagasan besar Swasembada Papan 2045 yang dinilai sebaga
EKONOMI
BANDA ACEH SMAN 7 Banda Aceh menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional setelah berhasil memborong lima medali emas, tiga
PENDIDIKAN
TELUK PANJI Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang secara resmi menutup pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&039an (MTQ) da
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan bahwa kondisi perekonomian Indonesia saat ini t
POLITIK
JAKARTA Nilai tukar rupiah diproyeksikan masih akan bertahan di kisaran Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dalam jangka pendek. Tek
EKONOMI
MEDAN PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di wilayah Sumatera Utara (Sumut) telah kembali normal 100 persen setelah sebelumnya t
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan empat tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menyinggung adanya praktik deep state atau negara dalam negara di lingkung
POLITIK
JAKARTA Badan Legislasi (Baleg) DPR RI meyakini Rancangan UndangUndang (RUU) Satu Data Indonesia dapat menjadi solusi untuk mengatasi p
NASIONAL
KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ikatan personalnya dengan Kabupaten Kebumen saat melakukan kunjungan kerja ke kawasan Bu
NASIONAL