Komnas HAM Selidiki Ancaman Digital terhadap 12 Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tengah melakukan penyelidikan terkait laporan indikasi ancaman yang diterima 12 o
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA — Kuliah bukan sekadar memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang membuka peluang kerja lebih luas.
Hal inilah yang mendorong banyak generasi Z (Gen Z) memilih untuk melanjutkan pendidikan tinggi, salah satunya melalui Universitas Terbuka (UT), pelopor kuliah online di Indonesia.
Dengan sistem pembelajaran digital yang fleksibel, UT membuktikan bahwa pendidikan tinggi tidak harus mahal atau mengharuskan mahasiswa hadir secara tatap muka di kampus.
"Ilmu bisa didapatkan dari mana saja, baik dari rumah, kantor, bahkan saat traveling," ujar salah satu mahasiswa UT.
Revolusi Pendidikan Digital
Universitas Terbuka telah menjadi simbol revolusi pendidikan masa kini dengan memanfaatkan teknologi untuk memberikan akses pendidikan berkualitas tanpa batas geografis.
UT memiliki unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia, termasuk UT Jakarta yang berlokasi di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
Sebagai universitas terbuka dan jarak jauh, UT menawarkan layanan pendidikan tinggi dengan standar internasional dan akreditasi "A" dari BAN-PT.
Tidak hanya itu, UT juga mendapatkan pengakuan dari International Council for Open and Distance Education (ICDE) dan Asian Association of Open Universities (AAOU).
Layanan Pendidikan Berkualitas dan Terjangkau
Dengan pengalaman lebih dari 40 tahun, UT telah meluluskan lebih dari 3 juta alumni yang tersebar di berbagai sektor strategis di Indonesia.
UT Jakarta sendiri mencatat lebih dari 83 ribu mahasiswa aktif, kebanyakan adalah pekerja yang ingin mengembangkan potensi sambil tetap bekerja.
Mahasiswa di wilayah Jakarta, Bekasi, Karawang, dan Kepulauan Seribu bisa menikmati kemudahan layanan akademik yang didukung oleh Sentra Layanan UT (SALUT).
Proses administrasi, konsultasi, dan pengajuan ujian dapat dilakukan dengan mudah dari mana saja.
Biaya Kuliah yang Bersahabat
UT menawarkan biaya kuliah yang terjangkau tanpa adanya biaya gedung atau pangkal.
Mahasiswa hanya membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) per semester dengan rincian sebagai berikut:
- Program Diploma/S1:
Jalur Non-RPL (lulusan SMA/sederajat): pendaftaran Rp100 ribu.
Jalur RPL (dengan pengalaman kerja/pendidikan nonformal): pendaftaran Rp100 ribu + biaya RPL Rp300 ribu.
Biaya SPP Diploma: Rp1,15 juta/semester.
Biaya SPP Sarjana: Rp1,3–2,5 juta/semester.
Program Non-SIPAS: Rp35–78 ribu per SKS.
- Program Pascasarjana:
Pendaftaran: Rp750 ribu.
Biaya kuliah Magister Online: Rp8,5 juta/semester.
- Program Doktoral:
Biaya tes masuk: Rp1 juta.
Biaya matrikulasi: Rp6 juta.
SPP Doktoral: Rp12,5 juta/semester.
Universitas Terbuka menjadi solusi tepat bagi Gen Z yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas tanpa batas ruang dan waktu dengan biaya yang terjangkau.
Kuliah di UT membuka kesempatan lebih luas untuk terus berkembang dan bersaing di dunia kerja.*
(kp/a008)
JAKARTA Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tengah melakukan penyelidikan terkait laporan indikasi ancaman yang diterima 12 o
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menangkap seorang bandar dan dua kurir narkoba di Kelurahan Tanah Seribu,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Linimasa media sosial X ramai membahas isu pemadaman listrik global yang disebut akan terjadi pada Kamis (2/4/2026). Informasi i
EKONOMI
MANDAILING NATAL Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ny. Yupri Ast
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi III DPR RI akan memanggil Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo untuk mengonfirmasi penanganan perkara terdakwa kasus korupsi vi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keputusan K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menuntut investigasi cepat, transparan, dan komprehensif atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Sebanyak 10.000 warga Kota Medan akan mendapatkan bantuan sosial sebesar Rp 200.000 per bulan melalui Program Keluarga Harapan (PK
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar digital dan forensik sekaligus tersangka pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden ke7 Joko Widodo (Jokowi), Rismo
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) memastikan langkah banding atas vonis terhadap Fandi Ramadhan, terkait kasus narkob
HUKUM DAN KRIMINAL