Swiss Tumbangkan Aljazair 2-0! Embolo dan Ndoye Antar La Nati ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya pendidikan vokasi sebagai pilar strategis dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, kompeten, dan relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Menaker menyampaikan bahwa kompetensi formal semata tak lagi cukup.
Dunia kerja saat ini, menurutnya, menuntut talenta yang tidak hanya memiliki keahlian spesifik, tetapi juga sertifikasi, portofolio, serta kemampuan lintas bidang.
"Jika dulu cukup ahli di satu bidang, kini dunia kerja membutuhkan talenta dengan spesialisasi ganda, bahkan mampu menjadi generalis dan multi-spesialis," ujarnya.
Menaker Yassierli juga menyoroti bahwa tantangan generasi saat ini jauh lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.
Percepatan perkembangan teknologi, globalisasi, serta dinamika geopolitik menjadikan dunia kerja sangat dinamis dan tidak pasti.
Ia mengutip istilah manajemen VUCA atau Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity, untuk menggambarkan lanskap dunia yang terus berubah.
"Kuncinya adalah menjadi pribadi yang adaptif. Hanya mereka yang mampu beradaptasi dengan cepat yang akan bertahan dan unggul," tegasnya.
Lebih lanjut, Yassierli menekankan bahwa keterampilan non-teknis (soft skills) seperti kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis sama pentingnya dengan kompetensi teknis (hard skills).
"Perpaduan antara keterampilan teknis, soft skills, dan kemampuan kognitif akan menjadi pembeda utama di era kompetisi yang semakin ketat," katanya.
Tak hanya itu, Menaker juga mendorong generasi muda untuk mengembangkan growth mindset, pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dapat terus ditingkatkan melalui proses dan pembelajaran.
Ia pun menggarisbawahi pentingnya future mindset dan entrepreneurial & innovation mindset, yang akan mendorong semangat berinovasi, menciptakan solusi, dan menghadapi masa depan dengan optimisme.
"Jangan menunggu peluang datang, tapi ciptakanlah peluang itu. Dengan multi kompetensi dan pola pikir yang tepat, adik-adik akan lebih siap bersaing, beradaptasi, dan memimpin di masa depan," pungkas Yassierli.*
(at/a008)
VANCOUVER Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair dengan skor 20 pada pertandingan babak
OLAHRAGA
JAKARTA Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita, menolak usulan pemberian hak keuangan tambahan bagi kepala daera
NASIONAL
RUSIA Rusia mulai mengimpor bensin dari India untuk mengatasi krisis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di dalam negeri. Krisis tersebu
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afa
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Tentara Nasional Indonesia (TNI) menegaskan bahwa Tentara Pembebasan Nasional Papua BaratOrganisasi Papua Merdeka (TPNPBOPM)
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb
HUKUM DAN KRIMINAL
MANDAILING NATAL Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kembali melanjutkan operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (P
HUKUM DAN KRIMINAL
YAHUKIMO Komando Operasi (Koops) TNI Habema mengerahkan tiga helikopter untuk mengevakuasi jenazah pilot berkewarganegaraan Amerika Serika
PERISTIWA
JAKARTA Markas Besar (Mabes) TNI memberikan tanggapan terkait penyidikan yang dilakukan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Militer (J
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar meng
PENDIDIKAN