BREAKING NEWS
Jumat, 27 Februari 2026

Cak Imin Usulkan Perluasan Dana LPDP untuk Dukung Pendidikan Vokasi

Adam - Selasa, 18 November 2025 17:28 WIB
Cak Imin Usulkan Perluasan Dana LPDP untuk Dukung Pendidikan Vokasi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: Dok. microsite.suara.com)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA— Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mendorong perluasan mandat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) agar tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik, tetapi juga mencakup jenjang pendidikan vokasi, termasuk politeknik dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Dalam rapat koordinasi di kantor Kemenko PM pada Selasa, 18 November 2025, Cak Imin menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan skema dana abadi khusus vokasi yang berdiri sejajar dengan beasiswa magister dan doktoral yang selama ini menjadi fokus LPDP.

"Saya sedang menyusun agar ada dana abadi khusus vokasi, seperti halnya dana abadi untuk kuliah dan studi-studi di luar negeri," ujar Cak Imin.
"Upgrading skill dan link and match antara sekolah formal dan dunia kerja membutuhkan program vokasi yang berkelanjutan."

Baca Juga:

Menurut Cak Imin, revisi mandat LPDP merupakan langkah penting untuk menjawab kebutuhan tenaga terampil yang semakin besar di industri.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Pendidikan untuk memastikan perluasan ini terakomodasi dalam kebijakan LPDP.

"Dana besar LPDP harus dinikmati juga oleh anak-anak kita di politeknik, vokasi, dan SMK," ujar dia.

Perluasan skema ini tidak hanya mencakup beasiswa bagi siswa, tetapi juga memungkinkan pendanaan pelatihan keahlian khusus dan sertifikasi internasional, terutama bagi lulusan yang ingin bekerja di luar negeri sejalan dengan program SMK Go Global.

Cak Imin menilai pemanfaatan LPDP untuk vokasi dapat memperkuat integrasi antara pendidikan dan industri.

Ada dua manfaat utama yang ingin dicapai:

-Akses Kualitas – Memberikan kesempatan bagi siswa berbakat dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan vokasi berkualitas.
-Kesesuaian Industri – Mendorong kerja sama antara politeknik dan perusahaan besar untuk memastikan kurikulum, laboratorium, dan peralatan pelatihan selaras dengan kebutuhan pasar kerja.

"Kami ingin LPDP tidak hanya mencetak akademisi, tetapi juga teknokrat, insinyur terampil, dan ahli vokasi yang menjadi tulang punggung pembangunan," kata Cak Imin.

Jika kebijakan ini terealisasi, pendidikan vokasi akan mendapatkan penguatan signifikan, terutama dalam penyiapan SDM siap kerja untuk sektor industri, manufaktur, hingga teknologi.*

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kuota Beasiswa LPDP 2026 Dipangkas, Meski Pendaftar Makin Membludak: Ada Apa?
Sri Mulyani: Anggaran Pendidikan 2026 Capai Rp757,8 Triliun, Fokus pada Mutu Guru hingga Gizi Anak Bangsa
Indonesia dan Irlandia Perkuat Kerja Sama Pendidikan untuk Tingkatkan Kapasitas SDM
DPR Pastikan Fokus ke Ekonomi Rakyat, Rapat Efisiensi Anggaran Ditutup
Kementerian Transmigrasi Dapat Dukungan Penuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi untuk Kembangkan Ekosistem Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi
Sri Mulyani Bahas Ekonomi Global dan Beasiswa LPDP Bersama Menkeu Inggris Rachel Reeves
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru