BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

Tapanuli Tengah Terapkan Pembelajaran Menyenangkan Pascabencana, Sekolah Jadi Lebih Kreatif dan Tangguh

Raman Krisna - Sabtu, 21 Februari 2026 21:23 WIB
Tapanuli Tengah Terapkan Pembelajaran Menyenangkan Pascabencana, Sekolah Jadi Lebih Kreatif dan Tangguh
KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., didampingi Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, ΜΗ mengunjungi Posko Pengungsian dan Sekolah Darurat di Kel. Hutanabolon, Kec. Tukka pada Jumat (9/1/2026). (foto: Diskominfo Tapteng)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPTENG – Pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada 25 November 2025 lalu, Dinas Pendidikan Tapteng mendorong penerapan pembelajaran menyenangkan di seluruh satuan pendidikan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tapteng, Johannes Simanjuntak, menyampaikan, program ini bertujuan menciptakan suasana belajar yang aktif, kreatif, dan partisipatif, sehingga siswa merasa nyaman dan termotivasi mengikuti proses pembelajaran.

"Pembelajaran menyenangkan dilaksanakan melalui metode interaktif, seperti diskusi kelompok dan permainan edukatif. Pascabencana alam, pendekatan ini penting untuk meningkatkan semangat belajar serta kualitas pendidikan," ujar Johannes, Sabtu (21/2/2026).

Baca Juga:

Selain itu, Dinas Pendidikan meluncurkan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Kebencanaan, yang menekankan sekolah tangguh bencana dan mitigasi kebencanaan, pelatihan psikososial guru, penanaman nilai kearifan lokal, serta penetapan SOP sekolah terkait peduli lingkungan.

Program ini juga disertai pembangunan TPS sementara di sekolah, penanaman pohon dan bunga, serta pembenahan fasilitas sekolah melalui pengecatan.

Semua langkah ini diharapkan dapat mewujudkan layanan dasar pendidikan yang lebih optimal pascabencana.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu sekolah dan siswa menjadi lebih tangguh, kreatif, dan peduli lingkungan, sekaligus membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana," pungkas Johannes.

Dengan langkah-langkah tersebut, Tapanuli Tengah berupaya memastikan pendidikan tetap berjalan lancar meski kondisi pascabencana menantang.*


(ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Progres Pembangunan 150 Unit Huntap di Aceh Tamiang Capai 80%, Kapolda Aceh Pastikan Target Selesai Mei 2026
Tiga Bulan Pasca Banjir, Desa Sibio-bio Tapteng Masih Terisolir: Jembatan Putus dan Listrik Masih Padam
Hati-Hati! Akun WhatsApp Palsu Mengatasnamakan Sekdakab Tapteng Beredar, Berusaha Menipu Warga
23 Prajurit Korps Marinir Gugur Akibat Longsor di Cisarua, Panglima TNI dan Ustadz Adi Hidayat Serahkan Bantuan kepada Ahli Waris
Komisi X DPR Tegaskan MBG Tak Ganggu Anggaran Pendidikan, Justru Tambah Sarpras & Kesejahteraan Guru
Polri Percepat Pemulihan Pascabanjir, Kapolda Aceh Pantau Langsung Huntap di Simpang Kanan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru