BREAKING NEWS
Kamis, 09 April 2026

Unmuha Latih Warga Nusa Olah Tanaman Herbal dan Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

T.Jamaluddin - Kamis, 09 April 2026 18:20 WIB
Unmuha Latih Warga Nusa Olah Tanaman Herbal dan Minyak Jelantah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Universitas Muhammadiyah Aceh mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan tanaman herbal di Gampong Nusa, Aceh Besar. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH - Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan tanaman herbal di Gampong Nusa, Aceh Besar.

Program ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesehatan sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis kewirausahaan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari hibah Risetmu batch IX tahun 2025/2026 dengan tema "Pengembangan Inovasi Herbal Tourism Sebagai Produk Relaksasi Pada Destinasi Wisata Nusa" yang dilaksanakan pada Senin (6/4/2026).

Baca Juga:

Tim pengabdi yang diketuai oleh Dr. Tahara Dilla Santi bersama anggota berhasil mengembangkan berbagai produk herbal dari tanaman yang dibudidayakan masyarakat, seperti herbal sauna hingga lilin aromaterapi berbahan minyak jelantah.

"Program ini mendukung pemanfaatan limbah minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan lilin aromaterapi untuk relaksasi," ujar Tahara dalam keterangannya.

Produk herbal sauna yang dikembangkan terdiri dari berbagai tanaman lokal, seperti daun kelor, daun salam, jahe, serai, daun pandan, sirih merah, hingga cengkeh. Selain itu, tim juga memberikan pelatihan pengolahan mulai dari pemanenan, pengeringan, hingga pengemasan produk.

Tak hanya itu, masyarakat juga dibekali keterampilan membuat lilin aromaterapi dengan berbagai varian aroma herbal, seperti kopi, lemon, dan pandan.

Program ini tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga transfer pengetahuan kepada masyarakat, khususnya pengurus Lembaga Pariwisata Nusa (LPN), agar mampu mengelola potensi herbal secara mandiri.

Ketua LPN Gampong Nusa, Nurhayati, menyambut baik program tersebut. Ia berharap pengembangan herbal tourism dapat menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Ke depan, Gampong Nusa diharapkan dapat berkembang menjadi desa wisata berbasis herbal yang menawarkan layanan relaksasi dengan harga terjangkau bagi masyarakat umum.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Optimistis Ekonomi RI Melejit 5,5%, Meski Proyeksi Bank Dunia Lebih Rendah
Prabowo Sindir Narasi ‘Indonesia Gelap’: Mata dan Hatinya yang Buram
Debat Panas di Unand, Andre Rosiade Jawab Kritik Mahasiswa soal MBG: Harus Sesuai Data dan Fakta
Prabowo Resmikan Pabrik Bus dan Truk Listrik VKTR, Dorong Industrialisasi Energi Bersih Nasional
Legitimasi Kekuasaan Presiden Prabowo Dibangun di Atas Demokrasi Sah dan Kuat
Di Balik Gencatan: Implikasinya Bagi Indonesia
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru