BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

Wamenkop Farida Dorong Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak Koperasi Desa dan Cetak Manajer Profesional

gusWedha - Senin, 18 Mei 2026 21:57 WIB
Wamenkop Farida Dorong Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak Koperasi Desa dan Cetak Manajer Profesional
Wakil Menteri Koperasi, RI Farida Farichah, dalam agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi yang digelar di Kampus UNNES, Kota Semarang, Senin (18/5/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SEMARANG – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) RI Farida Farichah mendorong civitas akademika dan mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) untuk berperan aktif sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, khususnya dalam penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu disampaikan Farida dalam agenda Gerakan Literasi Perkoperasian bertajuk Arah Baru Generasi Muda Peduli Koperasi yang digelar di Kampus UNNES, Kota Semarang, Senin (18/5/2026).
Farida menekankan bahwa mahasiswa yang akan terjun melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Mereka harus mampu menjadi jembatan informasi dan edukasi yang efektif bagi masyarakat desa mengenai fungsi strategis KDKMP," ujar Farida.

Baca Juga:

Ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya desa harus dilakukan secara mandiri oleh masyarakat setempat agar manfaat ekonomi dapat kembali dirasakan langsung oleh warga desa.

Menurutnya, koperasi menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pemerataan ekonomi nasional sekaligus mendorong target pertumbuhan ekonomi 8 persen agar tidak hanya dinikmati kelompok tertentu.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, jajaran LPDB, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Farida juga menyoroti pentingnya mencetak manajer koperasi yang profesional melalui standar kompetensi yang terukur, baik secara kognitif maupun emosional, guna memperkuat tata kelola koperasi di tingkat desa.

Program KDKMP sendiri dirancang memiliki enam unit usaha dasar, mulai dari gerai sembako, klinik kesehatan, apotek, hingga layanan kredit mikro untuk masyarakat.

Farida juga berpesan agar mahasiswa tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di kota besar setelah lulus, melainkan turut membangun daerah asal dengan mengoptimalkan potensi desa.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyampaikan dukungan terhadap penguatan koperasi melalui program Waras Ekonomi yang berfokus pada pemberdayaan UMKM berbasis koperasi.

Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono menambahkan pentingnya revitalisasi koperasi agar dikelola secara profesional tanpa mengabaikan nilai kekeluargaan, yang selama ini kerap disalahartikan dalam praktik di lapangan.*

(dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siswa MI di Sidoarjo Kirim Surat ke Prabowo: Terima Kasih Makan Bergizi Gratis, Pak
Pangdam I/BB: 353 Koperasi Desa di Sumut Sudah Siap Jalan, Tambahan 2.030 Unit Dibangun Juli 2026
Wali Kota Medan Diduga ke Luar Negeri Saat Peresmian KDKMP, Prabowo: Coba Cek Izinnya
Bobby Nasution Gandeng Kodam I/BB Percepat Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sumut
Wakil Wali Kota Medan Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Prabowo Sebut Tonggak Baru Ekonomi Rakyat dari Desa
Menkop Ferry Juliantono: 20 Ribu Koperasi Desa Merah Putih Ditarget Beroperasi Agustus
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru