BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

Wisuda ke-65 Universitas Moestopo Tampil Megah di JCC, Gaungkan Kebangkitan Generasi Intelektual

gusWedha - Rabu, 20 Mei 2026 12:55 WIB
Wisuda ke-65 Universitas Moestopo Tampil Megah di JCC, Gaungkan Kebangkitan Generasi Intelektual
Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Rabu, 20 Mei 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggelar Dies Natalis dan Wisuda ke-65 dengan nuansa megah dan sinematik di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Rabu, 20 Mei 2026.

Momentum akademik tersebut menjadi simbol kebangkitan generasi muda intelektual di tengah tantangan global dan era transformasi digital.

Mengusung tema "Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual" dengan tagline "Be Yourself, Unlock Your Power", prosesi wisuda berlangsung meriah dan penuh nuansa inspiratif.

Baca Juga:

Sebanyak 699 lulusan resmi dikukuhkan, mulai dari jenjang sarjana, magister hingga doktor dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Moestopo.

Rinciannya terdiri atas 97 lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, 288 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 160 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta 154 lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi.

Prosesi pembukaan tampil berbeda dibanding wisuda pada umumnya.

Tayangan visual sinematik mengenai perjalanan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan hingga berhasil menyelesaikan studi menjadi pembuka acara.

Sentuhan seni budaya Nusantara yang dipadukan dengan konsep modern mempertegas pesan persatuan, keberagaman, dan optimisme generasi muda Indonesia.

Suasana haru terasa ketika para wisudawan terbaik menerima penghargaan bersama orang tua mereka di atas panggung.

Momen tersebut menjadi simbol perjuangan panjang mahasiswa yang didukung penuh oleh keluarga.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Hermanto JM, mengatakan gelar akademik bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.

"Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu mengubah ilmu menjadi solusi dan menghadirkan dampak nyata di tengah masyarakat," ujarnya dalam sambutan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga karakter, etika, dan kepedulian sosial di tengah perkembangan teknologi dan dunia digital yang semakin cepat.

Sementara itu, Rektor Universitas Moestopo, Muhammad Saifulloh, menyebut wisuda sebagai momentum lahirnya generasi intelektual baru yang memiliki tanggung jawab moral membawa perubahan positif bagi bangsa.

Menurutnya, perjuangan mahasiswa hingga lulus tidak mudah. Banyak mahasiswa harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, keluarga, hingga menghadapi tekanan ekonomi.

"Di balik toga yang dikenakan hari ini ada perjuangan panjang, pengorbanan, dan doa yang luar biasa," katanya.

Ketua Pelaksana Wisuda, T. Herry Rachmatsyah, menilai tema wisuda tahun ini relevan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional.

Menurut dia, tantangan generasi muda saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan ketertinggalan ilmu pengetahuan, disrupsi teknologi, dan krisis moral.

"Bangsa ini membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, dan keberanian membawa perubahan," ujarnya.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan wisuda juga disampaikan Kepala LLDIKTI Wilayah III, Henri Togar Hasiholan Tambunan.

Ia menilai keberhasilan Universitas Moestopo meluluskan mahasiswa hingga jenjang pascasarjana menunjukkan komitmen terhadap kualitas pendidikan tinggi.

Ucapan selamat turut disampaikan Pramono Anung Wibowo melalui tayangan video yang diputar dalam acara.

Ia berharap Universitas Moestopo terus menjadi pelopor pendidikan yang melahirkan insan unggul dan berdaya saing global.

Selain prosesi akademik, acara wisuda juga menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para lulusan.

Mulai dari mahasiswa yang kuliah sambil bekerja, ibu rumah tangga yang berhasil meraih gelar magister, hingga mahasiswa dari daerah yang berjuang mewujudkan cita-cita keluarga.

Melalui Dies Natalis dan Wisuda ke-65 ini, Universitas Moestopo kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi adaptif, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mewakili Wali Kota, Sekda Tanjungbalai Pimpin Upacara Harkitnas 2026: Soroti Kedaulatan Digital dan Perlindungan Generasi Muda
Bangkit untuk Indonesia Maju, Lapas Labuhan Ruku Gelar Upacara Harkitnas Ke-118 Penuh Semangat Nasionalisme
Prabowo Target Bangun 5.000 Desa Nelayan dalam Tiga Tahun, Janjikan Cold Storage dan SPBU Khusus
Wali Kota Medan Pimpin Harkitnas ke-118, Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Polda Aceh Peringati Harkitnas ke-118, Tekankan Penguatan Generasi Muda di Era Digital
Ketua PWI Pusat Ungkap Masalah Serius di Dunia Wartawan!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru