BREAKING NEWS
Jumat, 03 Juli 2026

Ramai Isu 60 Ribu Mahasiswa Gagal Kuliah karena Tak Daftar Ulang, Ini Penjelasan Menteri Brian Yuliarto

Johan - Jumat, 03 Juli 2026 11:21 WIB
Ramai Isu 60 Ribu Mahasiswa Gagal Kuliah karena Tak Daftar Ulang, Ini Penjelasan Menteri Brian Yuliarto
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. (foto: Zakiyuddin Harahap/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai sekitar 60 ribu mahasiswa yang disebut diterima di perguruan tinggi namun tidak melakukan registrasi ulang.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menegaskan data tersebut merupakan hasil evaluasi penerimaan mahasiswa baru tahun 2025, bukan tahun 2026.

Menurut Brian, proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 hingga saat ini masih berlangsung sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menarik kesimpulan.

Baca Juga:

Berdasarkan data resmi Panitia SNPMB, angka sekitar 60 ribu yang ramai diperbincangkan merupakan gabungan dari dua komponen berbeda, yaitu daya tampung yang tidak terisi dan peserta yang diterima tetapi tidak melakukan registrasi ulang.

Komponen pertama berasal dari daya tampung perguruan tinggi yang belum terisi.

Pada SNPMB 2025, total daya tampung yang disediakan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri mencapai 627.957 kursi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 585.642 peserta dinyatakan lulus sehingga masih terdapat 42.315 kursi atau sekitar 6,7 persen yang tidak terisi.

Brian menjelaskan kondisi itu terjadi karena perguruan tinggi tetap mempertahankan standar akademik dalam proses seleksi.

"Perguruan tinggi tetap menerapkan standar mutu dalam proses seleksi sehingga kursi yang belum memenuhi kualifikasi tidak diisi semata-mata untuk memenuhi target daya tampung. Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi agar lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dunia kerja, dan industri," ujar Brian.

Sementara itu, komponen kedua berasal dari peserta yang sudah dinyatakan lulus tetapi memutuskan tidak melakukan registrasi ulang.

Dari total 585.642 peserta yang diterima pada SNPMB 2025, sebanyak 567.826 peserta atau 97,2 persen telah melakukan registrasi ulang dan melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa baru.

Sedangkan sebanyak 17.816 peserta atau sekitar 2,8 persen memilih tidak melanjutkan proses registrasi.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Forum Komdigi APEKSI XVIII: Media Sosial Pemda Harus Berbasis Data, Bukan Sekadar Publikasi Seremonial
Prabowo dan Presiden Belarus Luncurkan Road Map Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030, Begini Isinya
Kemenkomdigi Siap Dampingi Pemda Percepat Transformasi Digital, Fokus Integrasi Data dan AI di Forum Komdigi APEKSI 2026
Forum Komdigi APEKSI XVIII Bahas Transformasi Digital, Rico Waas: Pemerintah Harus Cepat dan Adaptif
Kades Bogak Fazzary Akbar Tanjung Ajak Warga Sukseskan Gerakan Cerdas Tanpa Putus Sekolah, Bimbingan Belajar Gratis Disiapkan untuk Anak-anak Desa
KPK Tetapkan Bupati Kuansing Suhardiman Amby Tersangka Dugaan Suap Jabatan Sekda
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Kapolri: Reformasi Polri Bukan Beban

Kapolri: Reformasi Polri Bukan Beban

JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa reformasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia bukanlah sebuah beb

HUKUM DAN KRIMINAL