Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan membedakan layanan pendidikan hanya karena jumlah siswa yang sedikit.
"Mudah-mudahan dengan sedikitnya siswa ini, layanan pendidikan di SD ini lebih bagus dibanding dengan SD-SD yang lain," kata Erwan.
Sebelumnya, SDN Salakaria 2 menjadi perhatian publik karena hanya memiliki satu murid baru untuk kelas I.
Jumlah tersebut menurun dibanding tahun sebelumnya yang masih menerima tujuh murid baru.
Wali Kelas I SDN Salakaria 2, Maya Nurhidayah, mengatakan kondisi tersebut membuat suasana belajar menjadi berbeda karena guru dapat memberikan perhatian penuh kepada satu siswa.
"Lebih kaya privat, les," ujar Maya.
Menurutnya, proses pembelajaran menjadi lebih fokus karena guru bisa mendampingi siswa secara langsung.
Namun, metode belajar harus disesuaikan karena kegiatan kelompok yang biasanya dilakukan di kelas tidak lagi bisa diterapkan.
Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Salakaria 2 juga sempat tertunda karena satu-satunya murid baru tersebut sedang sakit sehingga belum dapat mengikuti kegiatan di sekolah.
Meski menghadapi keterbatasan jumlah siswa, pihak sekolah tetap berkomitmen memberikan pendidikan terbaik agar kualitas pembelajaran tetap berjalan dan hak anak untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.