Hotman Paris: Febrie Adriansyah Jalani 18 Pertanyaan, Pemeriksaan Masih Fokus Kasus Asabri
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
MEDAN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan mengajak mahasiswa memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan secara bijak. Mahasiswa diingatkan agar AI menjadi alat pendukung produktivitas dan pembelajaran, bukan justru membuat penggunanya bergantung hingga kehilangan kemampuan berpikir kritis.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan, Budi Hariono, mewakili Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane saat membuka Seminar Riset Literasi Artificial Intelligence (AI) yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan di Aula Dinas Kominfo Kota Medan, Jalan Sidorukun, Jumat (17/7/2026).
Dalam sambutannya, Budi mengenang perkembangan teknologi yang dialaminya sejak masih duduk di bangku kuliah pada 1995-1996. Saat itu, kata dia, proses belajar mengetik masih menggunakan mesin ketik manual sebelum kemudian beralih ke komputer dengan sistem operasi DOS hingga akhirnya memasuki era kecerdasan buatan seperti sekarang.Baca Juga:
"Dulu waktu saya kuliah tahun '95 atau '96, kami belajar mengetik sepuluh jari menggunakan mesin tik. Setelah itu masuk era komputer dengan DOS, kemudian berkembang ke disket, CD, hingga sekarang sudah memasuki era AI," ujarnya.
Budi mengaku saat ini dirinya juga memanfaatkan teknologi AI dalam mendukung pekerjaan sehari-hari, mulai dari penyusunan dokumen hingga kebutuhan administrasi. Namun menurutnya, kemudahan yang ditawarkan AI harus disikapi secara bijak agar tidak membuat pengguna menjadi malas berpikir.
Ia mencontohkan saat ini berbagai kebutuhan seperti penyusunan pidato maupun pembuatan dokumen dapat dilakukan hanya dengan beberapa perintah melalui aplikasi AI. Meski demikian, kemampuan berpikir dan kreativitas tetap harus menjadi kemampuan utama yang dimiliki setiap individu.
"Kemudahan yang diberikan AI jangan sampai membuat kita berhenti berkembang. Jadikan AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan kemampuan, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir," katanya.
Sementara itu, Sekretaris PC IMM Kota Medan, Achmad Navish Isnaini, mengatakan seminar tersebut bertujuan meningkatkan literasi digital mahasiswa agar mampu memanfaatkan AI secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, perkembangan kecerdasan buatan kini sudah menjadi bagian dari dunia akademik, terutama dalam mendukung proses belajar, penelitian, hingga penyusunan berbagai tugas perkuliahan.
Meski demikian, Navish menegaskan AI tidak boleh mengurangi kualitas intelektual mahasiswa. Teknologi tersebut harus dimanfaatkan sebagai alat pendukung produktivitas, bukan dijadikan pengganti proses berpikir dan analisis.
"AI harus dijadikan alat pendukung untuk membantu kebutuhan riset dan aktivitas sehari-hari, bukan menggantikan kemampuan berpikir manusia," ujarnya didampingi Ketua Panitia Seminar, Sutan Raja Hendi Firmansyah.
Seminar Literasi AI tersebut menghadirkan narasumber Kaprodi Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Mahardika Abdi Prawira Tanjung, serta Muhammad Fattah dari Dinas Kominfo Kota Medan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan kecerdasan buatan secara etis dan produktif di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.* (dh)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Hotman Paris Hutapea, mengungkapkan klienn
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum pengusaha Don Ritto menyatakan uang tunai dan emas seberat 74 kilogram yang disita penyidik dari rumah mantan Jaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah siap melakukan efisiensi anggaran, termasuk membuka peluang memangkas anggaran s
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN