Sprindik Baru Terbit, Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi Kasus TPPU
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Rencana pemerintah membangun Universitas Republik Indonesia (URI) untuk mencetak calon pejabat negara mendapat sorotan dari Komisi X DPR RI. Hingga saat ini, parlemen mengaku belum pernah membahas secara resmi mengenai pembentukan kampus tersebut bersama pemerintah.
Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan pihaknya belum menerima penjelasan lengkap terkait dasar hukum, konsep kelembagaan, hingga kebutuhan anggaran dalam pembangunan URI.
"Hingga saat ini, Komisi X DPR RI belum pernah membahas pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI), baik dalam rapat kerja maupun agenda resmi lainnya," ujar Hetifah dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).Baca Juga:
Menurut Hetifah, pemerintah perlu memberikan penjelasan secara menyeluruh kepada DPR dan masyarakat sebelum program tersebut berjalan. Hal itu mencakup alasan strategis pendirian URI, tujuan pendidikan, serta posisi kampus tersebut dalam sistem pendidikan tinggi nasional.
Ia menilai transparansi diperlukan agar publik memahami manfaat dan nilai tambah dari keberadaan universitas baru tersebut.
"Publik perlu mengetahui urgensi pembentukan URI, kebutuhan strategisnya, dan nilai tambahnya dalam pendidikan tinggi Indonesia," katanya.
Sebelumnya, pemerintah mengungkap rencana pembentukan Universitas Republik Indonesia sebagai lembaga pendidikan yang akan mengintegrasikan sejumlah program pendidikan yang sudah ada.
Gubernur URI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto menyebut pembangunan kampus tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Nantinya, URI akan mengonsolidasikan beberapa institusi pendidikan, termasuk sekolah unggulan yang telah berjalan.
Pemerintah juga berencana membangun 10 Universitas Republik Indonesia di berbagai wilayah. Kampus tersebut akan menerapkan sistem beasiswa serta membuka kerja sama dengan sejumlah universitas unggulan di luar negeri.
Namun, Hetifah menegaskan status kelembagaan URI hingga kini masih belum jelas karena pemerintah belum menyampaikan rancangan resmi kepada DPR.
"Terkait apakah URI nantinya akan menjadi mitra kerja Komisi X DPR RI, hal tersebut tentu bergantung pada pengaturan kelembagaan dan ketentuan yang ditetapkan pemerintah," jelasnya.
Ia menyebut masih terlalu dini untuk mengambil kesimpulan mengenai posisi URI sebelum konsep dan aturan pembentukannya diumumkan secara resmi.* (d/dh)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) membuka kemungkinan melakukan upaya jemput paksa terhadap mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan programprogram strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subiant
NASIONAL
MEDAN Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) bersama Konsulat Jenderal (Konjen) India Medan menjalin silaturahm
PEMERINTAHAN
BATU BARA Dalam rangka melaksanakan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke129 Tahun
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menanggapi keputusan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupate
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dievaluasi secara berkal
NASIONAL
LOMBOK BARAT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan sisa kuota internet tetap dapat digunakan hingga habis mendapat perhatian dari
NASIONAL
JAKARTA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat adanya penurunan signifikan terhadap perputaran dana judi online
NASIONAL