Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Institut Bisnis dan Komputer Indonesia (IBKI) Medan menghadirkan dua pakar dari Malaysia dalam kuliah umum yang digelar di Aula Kampus Institut Bisnis dan Komputer Indonesia, Selasa, 11 Agustus 2026.
Kuliah umum tersebut menghadirkan dua narasumber dari bidang pendidikan, bisnis, politik, dan pemberdayaan ekonomi, yakni Dato' Dr. Hj. Zainal Abidin Sakom dan Datin Dr. Hjh. Hartini Osman.
Kehadiran kedua narasumber mendapat sambutan antusias dari mahasiswa.
Baca Juga:
Materi yang disampaikan mendorong mahasiswa untuk membangun semangat berwirausaha, berorganisasi, sekaligus memahami pentingnya peran generasi muda dalam kehidupan sosial dan politik.
Dato' Dr. Hj. Zainal Abidin Bin Sakom merupakan Ketua Yayasan Basmi Kemiskinan Selangor Malaysia sekaligus Ketua Umum Veteran Partai UMNO Malaysia.
Ia juga dikenal sebagai pengusaha dan penceramah di Malaysia.
Dalam kuliah umum tersebut, Zainal Abidin membagikan kiat sukses kepada mahasiswa melalui konsep "Ibumu", yang merupakan singkatan dari Ilmu, Budaya, dan Mutu.
Menurutnya, ketiga unsur tersebut menjadi bagian penting yang perlu dimiliki seseorang untuk membangun keberhasilan dalam kehidupan maupun dunia profesional.
Sementara itu, Datin Dr. Hj. Hartini Osman menyampaikan materi bertajuk "From Zero to Hero".
Materi tersebut diarahkan untuk membangkitkan semangat mahasiswa agar mandiri, memiliki daya juang, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.
Hartini juga membagikan pengalaman sebagai pembicara mancanegara serta sosok perempuan inspirator yang kerap diundang dalam berbagai kegiatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Antusiasme mahasiswa terlihat selama kegiatan berlangsung.
Kedua narasumber memberikan berbagai contoh pengalaman keberhasilan yang dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri.
Rektor Institut Bisnis dan Komputer Indonesia, Prof. Dr. Togu Harlen Lumban Raja, SE, M.Si, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan para pakar dari Malaysia.
"Semoga kegiatan ini menambah wawasan keilmuan meningkatkan pengetahuan dan pengalaman insan pendidikan khususnya di lingkungan Institut Bisnis dan Komputer Indonesia. Ini bagian dari pelaksanaan tridharma perguruan tinggi," tegasnya.
Togu mengatakan kegiatan seperti kuliah umum dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri dapat memberikan dorongan kepada mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan meraih keberhasilan.
Ia berharap pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh mahasiswa melalui kegiatan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan akademik maupun setelah menyelesaikan pendidikan.
Kehadiran dua narasumber dari Malaysia juga mendapat respons positif dari mahasiswa.
Pada akhir kegiatan, sejumlah mahasiswa berharap kuliah umum serupa dapat kembali digelar di lingkungan Institut Bisnis dan Komputer Indonesia.
Selain kuliah umum, Institut Bisnis dan Komputer Indonesia juga menyiapkan program internasional bagi mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) luar negeri.
Mahasiswa Institut Bisnis dan Komputer Indonesia dijadwalkan melaksanakan KKN selama satu bulan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada September 2026.
Program KKN luar negeri tersebut merupakan agenda tahunan Institut Bisnis dan Komputer Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam berinteraksi dengan masyarakat dan lingkungan internasional.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, kampus berupaya memperluas wawasan mahasiswa sekaligus membuka pengalaman akademik dan sosial di tingkat internasional.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.