BREAKING NEWS
Kamis, 22 Oktober 2026

Guru di Medan Mengundurkan Diri Usai Diadukan Dugaan Kekerasan terhadap Siswa

Abyadi Siregar - Rabu, 02 September 2026 15:33 WIB
Guru di Medan Mengundurkan Diri Usai Diadukan Dugaan Kekerasan terhadap Siswa
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Medan, Mujiono. (foto: Eko Agus Herianto/Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Berdasarkan keterangan yang diterima Disdik, hukuman terhadap siswa dilakukan dengan menggunakan buku dan squat jump.

"Kepala sekolah mengatakan hanya dipukul bahu dengan buku. Tapi sekarang memang tidak boleh lagi ada hukuman-hukuman fisik model begitu. Karena kalau tidak mengerjakan PR seharusnya dibina dengan baik-baik, bukan dipukul," kata Mujiono.

Mujiono menegaskan tidak mengerjakan PR bukan alasan bagi guru untuk memberikan hukuman fisik kepada siswa.

Ia mengingatkan bahwa sekolah harus menerapkan pendekatan pendidikan yang ramah terhadap anak.

Ia juga menyayangkan keputusan DAL untuk mengundurkan diri karena guru tersebut masih berstatus honorer.

Menurut Mujiono, pihaknya sebenarnya tidak ingin DAL kehilangan pekerjaan.

Karena itu, Disdik meminta kepala sekolah membuat pernyataan bahwa pengunduran diri DAL dilakukan atas kemauan sendiri.

"Ya kita sebenarnya kasihan dan tidak ingin dia sampai kehilangan pekerjaan. Makanya kita minta kepsek untuk membuat pernyataan, nanti dipikir kita memaksa. Kita tidak ada memaksa, itu murni kemauan sendiri yang bersangkutan," tutupnya.

Sebelumnya, puluhan orang tua siswa mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Medan pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Mereka datang bersama anak-anak yang masih mengenakan seragam SD untuk melaporkan dugaan kekerasan yang terjadi di SD Negeri 060807 Medan.

Para orang tua kemudian diminta menuliskan kronologi kejadian oleh petugas di ruang pelayanan PAUD, SD, dan SMP.

Mujiono saat itu mengatakan Disdik telah memfasilitasi pengaduan yang disampaikan para orang tua dan siswa.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tambah 10.000 Penerima, PKH Medan Makmur Kini Sasar Lebih Banyak Lansia dan Disabilitas
Beli Duit Palsu Rp1,6 Juta Online Cuma Modal Rp200 Ribu, Pengedar Ini Malah Keok Gegara Beli Bawang Rp5 Ribu
Air Bersih Terbuang Percuma ke Sungai Denai, PMPHI Sindir Lambannya Penanganan PDAM Tirtanadi
Sudah Pasang Traffic Cone, 2 Pekerja Pemotong Rumput di Tol Tebing Tinggi Tetap Tewas Ditabrak Truk
JWB 4 Siap Eksplorasi Medan, Rico Waas Ajak Peserta Nikmati Kuliner dan UMKM Lokal
Bukan Cuma Kasih Pinjaman, Rico Waas Dorong PNM Cetak Usaha Ultra Mikro yang Berkelanjutan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru