BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Belawan Kekurangan SMP Negeri, Sekolah Baru untuk 300 Siswa Mulai Dibangun

Abyadi Siregar - Kamis, 15 Oktober 2026 15:54 WIB
Belawan Kekurangan SMP Negeri, Sekolah Baru untuk 300 Siswa Mulai Dibangun
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama sejumlah perusahaan memulai pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan, pada Kamis, 15 Oktober 2026. (foto: Pemko Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Kota Medan bersama sejumlah perusahaan memulai pembangunan SMP Classrooms of Hope di Jalan Karo, Belawan, pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Sekolah tersebut ditargetkan mampu menampung sekitar 300 siswa untuk membantu memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan di kawasan pesisir Kota Medan itu.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan, Belawan masih kekurangan sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

Baca Juga:

Saat ini, menurut dia, hanya terdapat satu SMP negeri di kawasan tersebut, yakni di Sicanang.

Kondisi itu membuat penambahan fasilitas pendidikan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

"Sudah lama sekali masyarakat berharap adanya sekolah, terutama di tingkat SMP di Belawan. Kita tahu di daerah Belawan ini hanya ada satu SMP, yaitu di Sicanang. Dengan begitu banyaknya penduduk dan anak-anak di Belawan, kita masih kekurangan sekolah SMP," ujar Rico Waas.

Ia berharap pembangunan SMP Classrooms of Hope dapat segera selesai sehingga anak-anak di Belawan memiliki akses pendidikan yang lebih mudah dijangkau.

"Alhamdulillah, hari ini pembangunannya sudah dimulai. Mudah-mudahan bisa segera selesai dan dimanfaatkan masyarakat Belawan," katanya.

Pembangunan SMP Classrooms of Hope merupakan hasil kolaborasi PT Belawan New Container Terminal (BNCT), PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, dan DP World Foundation melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) bertajuk Tumbuh Bersama.

Dalam kerja sama tersebut, Pelindo menyediakan lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi.

Sementara itu, dukungan pembiayaan berasal dari DP World Foundation melalui PT BNCT.

Setelah pembangunan selesai, fasilitas sekolah tersebut akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kota Medan untuk dikelola.

Rico Waas berharap sekolah yang dibangun melalui kolaborasi tersebut nantinya dapat berstatus sekolah negeri.

Dengan begitu, keberadaan fasilitas pendidikan baru itu diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Belawan.

Menurut Rico, penambahan sekolah tidak hanya bertujuan menyediakan ruang belajar bagi siswa, tetapi juga memperluas pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di kawasan Belawan.

"Pendidikan merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan, kita mempersiapkan generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.

Keterbatasan jumlah SMP negeri menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan di Belawan.

Dengan jumlah penduduk usia sekolah yang membutuhkan fasilitas belajar memadai, penambahan sekolah diharapkan dapat mendukung pemerataan layanan pendidikan.

Pembangunan SMP Classrooms of Hope juga menunjukkan peran kerja sama antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendukung kebutuhan masyarakat.

Rico berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan, terutama untuk menyediakan fasilitas pendidikan yang layak dan mendukung masa depan anak-anak di Kota Medan.

Sejumlah pejabat dan perwakilan lembaga turut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan sekolah tersebut.

Mereka antara lain Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, Direktur Jenderal Dubai Customs sekaligus anggota dewan DP World Foundation Abdulla Busenad, serta Wakil Presiden Eksekutif DP World Asia Pasifik Galylynne Neil.

Hadir pula Presiden Direktur BNCT Muhammed Suffian Abdul Manaf, Direktur Hubungan Kelembagaan PT Pelindo Hendri Ginting, Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Pembangunan SMP Classrooms of Hope diharapkan menjadi langkah nyata untuk menjawab kebutuhan pendidikan masyarakat Belawan.

Setelah rampung dan mulai beroperasi, sekolah tersebut ditargetkan dapat menyediakan akses belajar bagi sekitar 300 siswa sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kawasan tersebut.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
AKHIRNYA! KPPG Medan Janji Dalami Skandal Mark-Up & 2 UD Fiktif di SPPG Tembung 3 - Yayasan Atifa Maju Mandiri Bakal Dipanggil!
Gerebek Sarang Narkoba di Medan Marelan dan Hamparan Perak, 6 Orang Pengedar Tak Berkutik Dicokok Polisi
Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran! Sederet Oknum Polisi, Jaksa & Hakim Terseret Korupsi
Medan Dikepung Kabut Asap Pekat: Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Jarak Pandang Anjlok Jadi 1 Km
Profil dan Rekam Jejak Suroso Isnandar, Dirut Baru PT PLN (Persero) Gantikan Darmawan Prasodjo
SBY Kenang 10 Tahun Didemo Saat Jadi Presiden: Kalau Tak Mendengar Rakyat, Bisa Jatuh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru