Listrik Mati Total, Aktivitas Lumpuh dan Warga Resah Sepanjang Malam
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
TAPANULI UTARA -Konflik agraria di Tapanuli Utara semakin memanas seiring berlangsungnya konfrontasi antara PT Toba Pulp Lestari (TPL) dengan masyarakat adat kawasan Danau Toba. Minggu lalu, ratusan massa aksi dari berbagai kelompok masyarakat adat menghadiri rapat di DPRD Sumut dengan tuntutan keras untuk menutup operasi PT TPL. Mereka merasa telah menderita kerugian ekologis yang besar sejak perusahaan tersebut berdiri, mencakup pencemaran lingkungan dan penyalahgunaan sumber daya alam.
Konflik ini juga mengungkap kasus perusakan situs budaya yang penting bagi masyarakat adat. Salah satu kasus yang dipermasalahkan adalah perusakan makam keturunan Ompung Pangumban Bosi Simanjuntak. Situs ini dianggap keramat dan memegang makna spiritual bagi masyarakat adat di kawasan Sipahutar, Kecamatan Sipahutar.
Masyarakat adat mengungkapkan bahwa konflik bermula dari perusakan situs yang dianggap sakral ini oleh pihak PT TPL. Menurut Sofrin Simanjuntak, tokoh masyarakat adat Tano Batak, perusakan makam dan situs-situs penting lainnya telah menimbulkan kekhawatiran dan protes yang mendalam. Di Desa Tapian Nauli III, masyarakat adat merasakan dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan dan tradisi mereka.
Salah satu elemen konflik yang memperumit situasi adalah upaya penebangan pohon Hau Sisada-sada, sebuah pohon yang dikeramatkan dan memiliki nilai magis bagi masyarakat setempat. Meskipun telah direncanakan untuk ditebang dalam beberapa kesempatan, termasuk pada tahun 1986, pohon ini tetap berdiri hingga saat ini. Upaya untuk menebangnya dihalangi oleh keyakinan bahwa pohon ini memiliki kekuatan magis yang melindunginya dari kerusakan.
Hau Sisada-sada bukan sekadar pohon, namun dianggap sebagai bentuk penjelmaan spiritual putri Pangumban Bosi yang meminta pada pencipta untuk menjadi pohon yang mampu hidup abadi. Cerita tentang pohon ini memperkuat kepercayaan spiritual dan nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Konflik agraria di Tapanuli Utara bukan hanya soal tanah dan sumber daya alam, tetapi juga melibatkan nilai-nilai budaya, spiritual, dan hak-hak masyarakat adat yang harus dihormati. Adanya aksi keras masyarakat adat menunjukkan pentingnya upaya untuk menyelesaikan konflik ini dengan memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.
(N/014)
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL