Listrik Mati Total, Aktivitas Lumpuh dan Warga Resah Sepanjang Malam
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
MEDANĀ – Polemik terkait klaim tanah adat di Kabupaten Simalungun kembali memanas setelah pernyataan tegas dari Ketua Pemangku Adat atau DPP Partuha Maujana Simalungun, Maujana Simalungun, dan Cendikiawan Simalungun DR Sarmedi Purba. Mereka menegaskan bahwa tidak ada tanah adat atau ulayat di wilayah tersebut, baik itu milik etnik Simalungun maupun lembaga adat non-etnik Simalungun.
Pernyataan ini direspons langsung oleh Komunitas Adat Ompu Umbak Siallagan Dolok Parmonangan Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, yang sebelumnya mengklaim hak atas sebagian wilayah tersebut. Polemik semakin memanas ketika salah satu anggota komunitas adat, Sorbatua Siallagan, ditangkap oleh penyidik Polda Sumut atas dugaan merusak lahan dan menyalahi hak penggunaan yang telah ditetapkan oleh negara.
Sarmedi Purba menekankan bahwa keberadaan tanah adat haruslah dibuktikan dengan konsistensi etnik dan legalitas yang jelas, yang saat ini tidak terpenuhi di Simalungun. Dia juga merujuk pada peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional yang menyatakan bahwa tidak ada tanah adat ulayat di wilayah tersebut.
Di sisi lain, Aliansi Masyarakat Adat Nasional (AMAN) Tano Batak bersama mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Sumut, menuntut pembebasan Sorbatua Siallagan dan penghentian tuntutan terhadapnya. Ketua AMAN Tano Batak, Jhon Toni Tarihoran, menyatakan bahwa Sorbatua bukanlah penjahat dan harus dibebaskan sepenuhnya.
Polemik ini menunjukkan kompleksitas klaim tanah adat di Indonesia dan menyoroti ketegangan antara hak tradisional masyarakat adat dan peraturan hukum yang ada. Sementara pemerintah dan pemangku adat berusaha mencari solusi, masyarakat adat terus memperjuangkan hak-hak mereka atas tanah ulayat yang diyakini sebagai warisan nenek moyang mereka.
(AS)
Pemadaman listrik massal kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Aceh
PERISTIWA
JAKARTA Koordinator Tim Hukum Troya, Refly Harun, mendesak Polda Metro Jaya untuk menghentikan penanganan perkara yang menyeret kliennya
NASIONAL
JAKARTA Tim hukum Troya (Tifa and Roy&039s Advocate) berencana melaporkan Wakil Ketua Peradi Bersatu, Lechumanan ke pihak kepolisian.
NASIONAL
JAKARTA Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) menegaskan bahwa misi kemanusiaan untuk Gaza tidak akan berhenti meski sembilan relawan war
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah menyatakan kondisi perekonomian Indonesia saat ini masih berada dalam posisi yang lebih kuat dibandingkan saat krisis
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyoroti kinerja sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya yang dinilai menyebabk
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap penyebab gangguan listrik yang menyebabkan pemadaman di sejumlah wilayah Sumatera pada Jumat (22/5/2
NASIONAL
BANDA ACEH Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh memeriksa sebanyak 15 saksi terkait kasus kebakaran dan pengrusakan yang terjadi
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMATRA UTARA Pemadaman listrik massal terjadi di sejumlah wilayah Sumatra Utara pada Jumat malam, 22 Mei 2026. Peristiwa yang terjadi se
PERISTIWA
DENPASAR TNI Angkatan Darat (AD) menyatakan kesiapan penuh mendukung pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan di Provinsi Bali. Duk
NASIONAL