Hakim Sebut Tan Kian Beri Rp40 Miliar ke Eks Jampidsus Febrie, Kejagung Buka Suara
JAKARTA Hakim praperadilan menyebut adanya keterangan mengenai dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR – Kejadian tragis mewarnai malam warga di sekitar area Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, 11 Maret 2024 .saat tembok sebuah rumah roboh menyisakan kekacauan di tengah hujan deras yang mengguyur. Peristiwa memilukan ini terjadi pada dini hari tadi, menggugah keprihatinan warga akan keamanan rumah mereka di tengah cuaca yang tidak menentu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Hidayatullah, menjelaskan bahwa penyebab kejadian tragis tersebut adalah hujan deras yang turun dengan intensitas tinggi, yang kemudian memicu robohnya tembok rumah yang sudah rapuh. “Penyebab kejadian bangunan ambruk akibat hujan deras dan tembok sudah rapuh,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Senin (11/3/2024).
Kronologi kejadian ini dimulai sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, ketika warga yang terkejut dengan kejadian tersebut segera melaporkannya kepada petugas setempat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. “Petugas menerima laporan pukul 08.10 WIB, berangkat pukul 08.30 WIB,” tambahnya, menegaskan respons cepat pihak berwenang dalam menangani kejadian ini.
Ketika petugas tiba di lokasi kejadian, situasi yang memprihatinkan segera terlihat jelas. Tembok rumah milik warga bernama Atuh ambruk dan menimpa atap rumah warga lainnya, yakni rumah milik Saep yang terletak di bawahnya. “Material tembok Ibu Atih yang roboh mengenai Bapak Saep dan Ibu Asia yang berada di bawah,” jelas Hidayatullah, menjelaskan dampak langsung dari kejadian tersebut.
Meskipun terjadi luka lebam pada bagian pundak keduanya, berkat respon cepat dan bantuan dari keluarga, Saep dan Asia berhasil dilarikan ke fasilitas medis untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Namun, dampak kejadian ini tidak hanya berhenti sampai di situ. Selain jebolnya tembok kamar, plafon rumah juga mengalami kerusakan serius, menambah daftar kerugian yang harus ditanggung oleh warga terdampak.
Kejadian ini menjadi pukulan keras bagi warga Katulampa, mengingat betapa rentannya rumah-rumah mereka terhadap bencana alam, terutama di musim hujan yang rawan. Sebagai tanda keprihatinan, pemerintah setempat diharapkan untuk memberikan perhatian lebih pada pemeliharaan infrastruktur rumah warga agar dapat mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.
(K/09)
JAKARTA Hakim praperadilan menyebut adanya keterangan mengenai dugaan pemberian uang Rp40 miliar dari pengusaha properti Tan Kian kepada
HUKUM DAN KRIMINAL
KALIMANTAN BARAT Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni membekukan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) milik lima perusahaan di Kali
HUKUM DAN KRIMINAL
VLADIVOSTOK Presiden Prabowo Subianto mendorong pembukaan jalur pelayaran dan penerbangan langsung antara Indonesia dan Rusia. Langkah t
NASIONAL
MEDAN PT Inalum (Persero) menegaskan komitmennya memperkuat hilirisasi industri aluminium nasional sekaligus menerapkan prinsip keberlan
NASIONAL
MEDAN PT Inalum (Persero) kembali memperkuat sinergi dengan insan pers melalui penyelenggaraan Media Mind 2026. Kegiatan yang telah mema
NASIONAL
TANAH KARO Panglima Kodam I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa meninjau kesiapsiagaan penanganan erupsi Gunung Sina
NASIONAL
JAKARTA Penyelidikan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Fe
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Persidangan perkara pidana umum di Pengadilan Negeri (PN) Medan pada Kamis, 3 September 2026, menjadi perhatian setelah Hakim M Ka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan penyidik Polsek Sunggal, Brigadir Imam Harefa, menempuh jalur hukum setelah muncul narasi di media sosial yang menyebut dir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengatakan telah memeriksa seorang warga negara asing (WNA) dalam perkara tindak pidana pencucian uan
HUKUM DAN KRIMINAL