BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir, BPBD Imbau Waspada

BITVonline.com - Rabu, 29 Januari 2025 03:15 WIB
Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir, BPBD Imbau Waspada
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA  -Banjir yang melanda sebagian wilayah Jakarta akibat hujan intens sejak beberapa hari terakhir telah memaksa lebih dari 2.000 warga mengungsi. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, pengungsi tersebar di beberapa titik pengungsian yang ada di Jakarta Barat dan Jakarta Timur.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa pengungsi tersebar di sejumlah lokasi terutama di Jakarta Barat dan Jakarta Timur, karena rumah mereka terendam banjir. Lokasi-lokasi pengungsian mencakup berbagai tempat ibadah dan fasilitas umum yang dijadikan tempat aman bagi warga yang terdampak bencana banjir.

“Lebih dari 2.000 jiwa telah mengungsi ke lokasi-lokasi yang lebih aman, sembari menunggu air yang menggenangi rumah mereka surut,” ujar Mohamad Yohan di Jakarta, Rabu (29/1/2025).

Beberapa lokasi pengungsian di Jakarta Barat di antaranya:

Kelurahan Duri Kosambi: Mushala Darussalam RT006/RW05 (200 jiwa), Mushola Isroruddin RT0001/RW05 (150 jiwa) Kelurahan Kedaung Kali Angke: Masjid Jami Alfudholah (37 jiwa) Kelurahan Tegal Alur: Rusun Lokbin (83 jiwa), Mushola Alhidayah (47 jiwa), Mushola Al Madin Nurul Ikhwan (90 jiwa), Mushola Durrotul Abiddin (24 jiwa) Kelurahan Pegadungan: Masjid Sawatul Ummah (300 jiwa) Kelurahan Cakung Timur, Jakarta Timur: Gereja Advent (1.240 jiwa)

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan yang masih bisa terjadi di beberapa titik. Dalam keadaan darurat, warga diimbau untuk segera menghubungi nomor telepon 112, yang beroperasi 24 jam dan gratis untuk membantu penanganan bencana.

“Masyarakat diminta untuk terus memperhatikan situasi di sekitar dan segera menghubungi layanan darurat bila dibutuhkan,” tambah Mohamad Yohan.(ANTR)

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru