Tersangka kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 Kemnaker Irvian Bobby Mahendro saat berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (22/8/2025). (Foto: Rio Feisal/ANTARA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Hal itu disampaikan Bobby saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (20/4/2026).
Bobby mengaku baru mengetahui asal-usul julukan tersebut setelah membaca berita acara pemeriksaan (BAP) milik Noel.
"Saya baru tahu setelah membaca BAP dari saudara Immanuel, saudara Immanuel yang mengatakan bahwa saya Sultan Kemnaker," ujar Bobby di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta.
Dalam persidangan, jaksa sempat menanyakan langsung kepada Bobby terkait asal-usul julukan tersebut. Ia pun menegaskan tidak mengetahui alasan pasti di balik penyebutan itu.
Bobby mengaku sempat menanyakan langsung kepada Noel saat keduanya berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Dari percakapan tersebut, ia mendapat penjelasan yang menurutnya kurang beralasan.
"Saya tanya 'bang maksudnya apa kok Sultan Kemnaker?', pada saat itu yang bersangkutan menjawab karena saya disebut 'leboy' atau banyak perempuan," ungkapnya.
Namun demikian, Bobby mengaku keberatan dengan julukan tersebut. Ia menilai Noel tidak memiliki dasar yang cukup untuk memberikan penilaian tersebut terhadap dirinya.
"Saya sampaikan, abang tidak tahu saya secara pribadi, tidak tahu kehidupan saya seperti apa, jadi saya tidak terima disebut seperti itu," tegas Bobby.
Diketahui, Bobby merupakan salah satu dari 11 terdakwa dalam perkara dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi K3 di Kemnaker. Sidang masih terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi dan pendalaman peran masing-masing terdakwa.*
(oz/dh)
Editor
: Nurul
Terungkap di Sidang Tipikor, Bobby Sebut Julukan ‘Sultan Kemnaker’ Berasal dari Noel