Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara Usai Dilaporkan soal Video Jusuf Kalla
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
JAKARTA-Demo mahasiswa yang ingin menyampakan aspirasi rakyat di Bundaran Patung Kuda, Jakarta Pusat, sempat diwarnai kericuhan. Aksi saling dorong terjadi antara mahasiswa dan polisi.
Pantauan awak media bayngkara.co di lokasi, Jumat (30/9/2022) pukul 17.56 WIB, terlihat polisi mengamankan seorang pria. Polisi tampak membawa pria tersebut ke pos polisi di sekitar Monumen Nasional
Kamu mahasiswa?” tanya petugas kepolisian yang dijawab anggukan oleh pemuda tersebut
Kamu pakai jaket Universitas Indonesia (UI)? Punya siapa jaket yang kamu pakai?
Punya teman saya di jawab pemuda itu.
Alasan apa kamu pakai jaketnya itu?tanyak polisi lagi,
Karena kan di sini saya nggak diundang,” jawab pemuda tersebut.
Kenapa nggak pakai almamater sendiri? Kamu mau memprovokasi? Itu teman-temanmu komplain itu,” kata polisi
Kemudian polisi membawa pemuda tersebut ke pos polisi. Pemuda itu tampak mengikuti polisi dengan kepala tertunduk.
Sebelumnya, pada pukul 17.25 WIB, demo yang sudah tertib, kembali sempat ricuh. Keributan itu diawali aksi massa yang hendak kembali memblokade Jalan MH Thamrin arah Jalan Medan Merdeka Selatan. Upaya blokade itu dicegah polisi.
Namun, massa aksi tetap memaksa untuk menutup jalan. Dorong-dorongan petugas kepolisian dan massa kemudian terjadi. Sejumlah peserta aksi juga tampak melempar botol air mineral ke arah petugas.
Tampak ada polisi dan mahasiswa yang terluka. Ada polisi yang terlihat mengalami luka di bagian dahi.
Diketahui, sebanyak 2.000 polisi disiagakan untuk mengamankan aksi. Terdapat 11 titik konsentrasi massa di Jakarta Pusat hari ini.
“Untuk gabungan TNI-Polri sebanyak 2.000-an personel kita siapkan,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi, Jumat (30/9).
Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Melki, mengatakan BEM Kema Unpad, BEM KM UGM, BEM SI Kerakyatan akan turut bergabung. Setidaknya ada tujuh tuntutan yang mereka bawa dalam demo hari ini.
Tuntutan ada banyak isu ada tuju isu seperti pelanggaran HAM masa lalu, RUU KUHP dan juga RUU Masyarakat Adat dan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga yang stagnan di parlemen, terkait KKN, terkait reforma agraria, terkait BBM juga kita bicara di sana,” katanya.
(V20)
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
MEDAN Program Gebyar Pajak Sumatera Utara 2026 mulai menunjukkan dampak positif terhadap penerimaan daerah. Pendapatan dari pajak kendar
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyambut kehadiran Rumah Sakit Awal Bros yang akan beroperasi di kota tersebut. Kehadiran fasilitas kesehat
KESEHATAN
BINJAI Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat, Abdul Rasyidin Pane, menggelar acara syukuran bertambahnya usia di kediamannya di Kota
POLITIK
BATU BARA Kesabaran masyarakat Kabupaten Batu Bara tampaknya sudah di ujung batas. Kinerja Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) d
EKONOMI
TARAKAN PT Pertamina EP melalui Tarakan Field menggelar sosialisasi dan edukasi penanggulangan kebakaran bagi masyarakat di Kota Tarakan
NASIONAL
MEDAN Kelompok Tani Plasma Tunas Malela Simalungun Jaya menggugat Bupati Simalungun ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan terkait p
HUKUM DAN KRIMINAL
MIMIKA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti minimnya penerangan di ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mim
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menj
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh agama serta pelaku sejar
NASIONAL