Ribuan Jemaah Umrah Gagal Berangkat, DPR: Praktik Travel Tak Bisa Ditoleransi
JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengaku prihatin atas kasus gagalnya keberangkatan 1.260 calon jemaah umrah yang meng
NASIONAL
KULON PROGO – Sebuah rumah milik Sugimin (58), seorang petani, mengalami kerusakan parah akibat tanah longsor di Padukuhan Wonosari, Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Longsor tersebut terjadi pada Sabtu (14/12/2024) pagi, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.
Koordinator Tagana Girimulyo, Sutikno, menjelaskan bahwa longsor terjadi di tebing setinggi 6 meter yang runtuh membawa material tanah dan batu, mengenai rumah Sugimin. “Tebing sepanjang 12 meter dan dengan ketebalan 1,5 meter runtuh dan mengarah ke rumah Sugimin,” ungkapnya. Dinding samping rumah jebol akibat dorongan material longsor, sementara halaman rumah yang luas juga tertutup tanah. Tanah tersebut menggenang di halaman dan bahkan mengalir masuk ke dalam rumah, mengotori ruangan.Suryadi, Dukuh Wonosari, menjelaskan bagaimana situasi saat kejadian. Keluarga Sugimin sedang makan siang ketika suara keras dari samping rumah tiba-tiba terdengar. “Mereka sedang makan siang dan minum biasa, lalu terdengar suara mak geruduk. Tembok jebol,” kata Suryadi. Ketika melihat ke arah suara tersebut, mereka terkejut melihat dinding rumah berlubang lebar dan jendela beserta kusen yang lepas.
Meski cuaca hujan ringan, warga setempat segera berdatangan untuk membantu membersihkan material longsor dari rumah Sugimin. Gotong royong dilakukan untuk mengangkat tanah yang masuk ke rumah dan halaman. “Sudah dilakukan kerja bakti oleh warga, meskipun potensi longsor susulan masih ada,” tambah Sutikno.Sugimin dan keluarganya—termasuk Pariyem (60), Suryo Saputro (26), dan Diva (20)—beruntung selamat dalam insiden ini. Namun, Suryadi memperkirakan bahwa proses pembersihan tanah akan memakan waktu beberapa hari karena dilakukan secara manual. Meskipun cuaca masih menunjukkan potensi hujan, masyarakat di daerah tersebut tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan.Sutikno mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor untuk selalu berhati-hati, terutama pada musim hujan yang dapat meningkatkan risiko bencana alam. Pemerintah setempat bersama masyarakat terus bekerja sama untuk membersihkan sisa-sisa material longsor dan mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa di masa mendatang. (JOHANSIRAIT)
JAKARTA Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengaku prihatin atas kasus gagalnya keberangkatan 1.260 calon jemaah umrah yang meng
NASIONAL
JAKARTA Relawan Pro Jokowi (Projo) menegaskan bahwa rencana Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan berkeliling Indonesia mulai
POLITIK
JAKARTA Netra Bakti Indonesia (NBI) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program paling mulia dan berpotensi
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa perbaikan sistem pendidikan nasional tidak bisa dilakukan secara parsial,
PENDIDIKAN
DELI SERDANG Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kota Medan dan sekitarnya, termasuk Kecamatan Pancur
PERISTIWA
SERDANG BEDAGAI Aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Serdang Bedagai (Sergai) menangkap dua orang terduga pengedar narkotika jenis sabu di
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban bantuan kemasyarakatan da
PEMERINTAHAN
MEDAN Aksi kejahatan jalanan di kawasan Marelan, Kota Medan, berakhir tragis setelah seorang pelaku begal tewas usai mengalami kecelakaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG subsidi 3 kilogram sebanyak 9 juta tabung secara nasional selama periode libur pa
EKONOMI
JAKARTA Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) buka suara terkait dugaan manipulasi nilai faktur ekspor atau underinvoicing cr
EKONOMI