Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAWA BARAT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Jawa Barat akan mengalami cuaca berawan pada Selasa, 14 Juli 2026.
Sementara itu, sejumlah daerah di bagian utara diprediksi menikmati cuaca cerah dengan suhu udara yang cukup tinggi, mencapai 34 derajat Celsius.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Kuningan, Sumedang, Purwakarta, Bandung Barat, Pangandaran, serta Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar diperkirakan didominasi cuaca berawan sepanjang hari.
Baca Juga:
Suhu udara di wilayah tersebut bervariasi antara 16 hingga 32 derajat Celsius, dengan kondisi paling sejuk diperkirakan terjadi di Kabupaten Bandung dan Garut yang memiliki suhu minimum 16 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara berkisar 39 hingga 99 persen, menandakan udara relatif lembap terutama di kawasan pegunungan dan selatan Jawa Barat.
Sementara itu, cuaca cerah diprakirakan terjadi di Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, Subang, Karawang, Kota Cirebon, Kota Bekasi, dan sebagian wilayah perkotaan di utara Jawa Barat.
BMKG mencatat Kota Bekasi dan Kota Depok berpotensi menjadi wilayah dengan suhu tertinggi pada hari ini, yakni mencapai 34 derajat Celsius.
Kabupaten Bekasi juga diperkirakan mengalami suhu maksimum yang sama, sehingga masyarakat di kawasan metropolitan Bandung Raya dan Jabodetabek bagian timur diimbau mengantisipasi cuaca panas saat beraktivitas di luar ruangan.
Di wilayah pesisir utara seperti Indramayu, Karawang, Subang, dan Cirebon, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 24–32 derajat Celsius dengan kelembapan antara 45 hingga 85 persen.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru, terutama bagi pelaku perjalanan, petani, nelayan, dan masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Meski cuaca umumnya cerah hingga berawan, perubahan kondisi atmosfer masih dapat terjadi secara lokal.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.