Walkot Medan Buka Suara soal Polemik Gereja di Medan Amplas, Mediasi Masih Berjalan
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait polemik Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban di Jalan
PERISTIWA
ACEH BESAR — Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Aceh Besar dilaporkan sering dilintasi ternak lembu milik warga yang berkeliaran bebas, sehingga menimbulkan keresahan bagi para pengguna jalan.
Kondisi ini tidak hanya berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.
Pantauan Bitvonline di lapangan, sejumlah lembu tampak bergerombol di ruas Jalan Simpang Rima – Ulee Lheue, tepatnya di sekitar area ruko dan MIN Peukan Bada.
Fenomena ini disebut sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi masyarakat setempat.
"Setiap hari kami lihat ternak berkeliaran. Kadang malam pun mereka masih berada di badan jalan," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Tak hanya di Kecamatan Peukan Bada, kondisi serupa juga kerap ditemui di wilayah Lhoknga, Leupung, dan ruas Jalan Nasional Banda Aceh – Meulaboh, yang dikenal sebagai jalur lintas antar-kabupaten.
Para sopir angkutan umum dan kendaraan pribadi diimbau untuk lebih berhati-hati, mengingat padatnya lalu lintas dan kurangnya penerangan di malam hari.
"Kami sopir harus ekstra hati-hati, apalagi bagi tamu dari luar kota. Mereka tidak tahu kalau di jalur ini sering ada lembu melintas," ungkap Samsul, pengemudi L300 jurusan Meulaboh.
Selain mengganggu keselamatan berkendara, keberadaan ternak di jalan juga menimbulkan persoalan kebersihan.
Kotoran ternak yang berserakan di badan jalan membuat lingkungan sekitar tampak kumuh dan tidak sedap dipandang, terlebih Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang tengah mengembangkan sektor pariwisata.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui dinas terkait dapat segera turun tangan untuk menertibkan hewan ternak yang berkeliaran di jalan umum.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keselamatan pengendara, kebersihan lingkungan, dan citra Aceh Besar sebagai kawasan wisata yang nyaman dan ramah bagi pengunjung.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait polemik Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) Kristus Jawaban di Jalan
PERISTIWA
LABUHANBATU SELATAN Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan menetapkan seorang oknum anggota Polri berinisial Bripka YML sebagai t
HUKUM DAN KRIMINAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) saat menghadiri acara akad massal rum
NASIONAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin saat me
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membantah tudingan bersikap arogan saat meninggalkan rapat paripurna DPRD Sumut beberapa wa
POLITIK
BATANG Presiden Prabowo Subianto meminta para kepala daerah tidak mengerahkan masyarakat untuk menyambut kunjungan kerjanya di berbagai
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Yevri Sitorus, meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian
NASIONAL
BANDA ACEH Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI bersama pemerintah daerah seIn
PEMERINTAHAN
JAKARTA Koordinator Masyarakat AntiKorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, meminta Polri tetap fokus mengusut dugaan korupsi dan tind
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan saat menyapa Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayant
NASIONAL