Korban Gempa M7 NTT Bertambah, 68 Meninggal dan 213 Luka-luka
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Ti
PERISTIWA
TANGERANG — Kejaksaan Agung (Kejagung) angkat bicara terkait insiden percekcokan yang viral di media sosial, melibatkan seorang pria yang mengaku sebagai aparat dan diduga menodongkan pistol kepada pengendara lain di Jalan Jombang Raya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa pria yang bersangkutan merupakan oknum pegawai Kejaksaan Agung dari bidang pidana umum.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula dari kesalahpahaman antara oknum jaksa dengan pengendara lain saat menurunkan istrinya di pinggir jalan.
"Benar, itu adalah oknum jaksa di pidum Kejaksaan Agung," ujar Anang, Jumat (8/8).
Menurut Anang, kejadian berawal ketika oknum jaksa menurunkan penumpang, istrinya, namun mendapat klakson dari belakang yang diduga memicu emosinya.
Dalam keadaan emosi tersebut, oknum jaksa mengaku sebagai aparat, namun tidak menodongkan senjata api seperti yang dinarasikan dalam video viral.
"Senjata memang ada, dibawa pistol, tapi tidak diacungkan, hanya disimpan dalam saku celana dengan sedikit terbuka. Tidak ada penodongan," terang Anang.
Anang juga menyampaikan bahwa antara kedua belah pihak telah tercapai perdamaian secara kekeluargaan, namun proses pemeriksaan oleh Tim Pengawas Kejaksaan Agung tetap berjalan untuk menindaklanjuti kejadian ini secara profesional.
"Tindakan etik sedang dilakukan oleh Timwas Kejaksaan Agung meskipun sudah ada perdamaian," ujarnya.
Mengenai kepemilikan senjata api oleh jaksa, Anang menegaskan bahwa hal tersebut telah diatur oleh Undang-Undang dan dipenuhi dengan ketentuan ketat, termasuk keharusan memiliki izin resmi dan melewati berbagai tes.
"Di undang-undang, kita bisa dipersenjatai dengan syarat-syarat tertentu. Tidak semua jaksa boleh membawa senjata, ada prosedurnya yang ketat," pungkas Anang.
Sebelumnya, Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne Rose Asrippina, menjelaskan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengundang kedua belah pihak untuk mediasi.
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data korban gempa bumi bermagnitudo 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Ti
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara penurunan bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT ke81
NASIONAL
MEDAN Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Medan berlangsung meriah. Wali Kota Medan Rico Tri
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan langkah baru untuk membuat proses rekrutmen kerja di Indonesia lebih inklusif. Menteri Ketenagakerjaan Yas
EKONOMI
MEDAN Polrestabes Medan menggagalkan dugaan peredaran 622 rokok elektrik atau pod yang diduga mengandung narkotika dan dikenal dengan is
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menyelidiki kerusuhan yang terjadi saat kegiatan zikir akbar dan doa tolak bala di kawasan Masjid Raya
PERISTIWA
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tidak mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Republik Indonesia di
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegur Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar, Subra
PEMERINTAHAN
BUTON Himpunan Pedagang Pasar Kaloko (HIPPKAL) Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik I
NASIONAL
BINJAI Alumni SMANSA 1990 melalui Gerakan Satu Hati (GSH) menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Timbang Lang
NASIONAL